Bangli, Bali Berkabar – Sambil berkeliling Kota Bangli, personel Sat Samapta Polres Bangli Unit Turjawali menyempatkan diri menyapa warga yang sedang nongkrong. Bukan untuk membubarkan, tapi untuk mengajak ngobrol dan menitipkan pesan kamtibmas.

Sasaran utamanya adalah titik-titik tongkrongan anak muda yang ramai di siang dan malam hari. Lokasi-lokasi inilah yang sering rawan menjadi pemicu gangguan kamtibmas, mulai dari tawuran, sajam, hingga miras.

Kapolres Bangli Akbp James Irianov Syaloom Rajagukguk, S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta Akp Anak Agung Gede Purwita mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah bentuk nyata upaya pencegahan.

Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti. Kami ingin memastikan Bangli tetap aman dan nyaman. Pesan kami sederhana: jaga diri, jaga lingkungan, dan jangan sampai kegiatan nongkrong justru menimbulkan masalah seperti membawa sajam atau minum minuman keras,” Ujarnya.

Di sela patroli, personel juga mengingatkan warga untuk selalu tertib berlalu lintas dan peduli dengan keamanan lingkungan sekitar. Suasana pun cair. Warga menyambut baik, bahkan beberapa ikut berdiskusi tentang kondisi keamanan di banjarnya.

Menurut AKP Anak Agung Gede Purwita, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, “ Seiring dinamika kamtibmas saat ini, kami tidak bisa menunggu laporan. Kami jemput bola. Datang ke tempat warga berkumpul, berikan imbauan, dan dengarkan keluh kesah mereka. Itu bagian dari pelayanan kami,” Jelasnya.

Dengan pendekatan humanis seperti ini, Polres Bangli berharap sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga Bangli tetap aman. (Sdn/Hms)