BADUNG, Bali Berkabar – Tempat hiburan malam The Shady Pig di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, mendadak berubah mencekam setelah terdengar letusan yang diduga berasal dari senjata api pada Jumat (17/7/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka tembak, sementara aparat kepolisian bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu pelaku yang diduga telah meninggalkan Bali menuju Jakarta.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.50 WITA itu langsung ditangani Satreskrim Polres Badung bersama Polsek Kuta Utara. Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba turun langsung memimpin olah TKP didampingi Kasatreskrim AKP Azarul Ahmad dan Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana beserta jajaran penyidik.
Sejak pagi, lokasi kejadian dipasangi garis polisi. Tim identifikasi melakukan penyisiran di sejumlah titik, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, hingga menganalisis rekaman CCTV untuk mengungkap kronologi serta mengidentifikasi pelaku.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengajukan permohonan visum terhadap dua korban yang masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Denpasar.
Dari hasil olah TKP sementara, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban yang berlumuran darah, sepasang sepatu, kaus kaki, kain, serta satu proyektil berwarna kuning tembaga yang diduga berasal dari senjata api yang digunakan dalam insiden tersebut.
Korban pertama diketahui berinisial I.M.Y.M., petugas keamanan The Shady Pig, yang mengalami luka tembak pada paha kiri hingga tembus ke bagian belakang kaki. Korban kedua merupakan warga negara asing berinisial E.A. yang mengalami luka tembak di bagian atas lutut kiri dan hingga kini masih mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, keributan bermula di area dekat DJ Booth. Situasi kemudian memanas hingga terdengar satu kali letusan yang membuat para pengunjung panik dan berhamburan keluar dari lokasi.
Salah seorang saksi menyebutkan, korban I.M.Y.M. sempat berupaya melerai percekcokan antara E.A. dengan terduga pelaku. Saat berdiri di depan E.A., korban diduga terkena tembakan. Proyektil kemudian diduga menembus tubuh korban pertama sebelum mengenai E.A. yang berada di belakangnya.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba menegaskan penyidik terus bekerja mengungkap identitas maupun motif pelaku.
"Sejumlah saksi telah kami mintai keterangan, barang bukti sudah diamankan, termasuk hasil analisis CCTV sedang kami dalami. Fokus kami saat ini adalah mengungkap identitas, motif, dan menangkap terduga pelaku secepatnya agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa terduga pelaku telah meninggalkan Pulau Bali sesaat setelah kejadian dan diduga menuju Jakarta. Atas dasar itu, Satreskrim Polres Badung kini melakukan pelacakan intensif untuk mempercepat proses penangkapan.
Polres Badung memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait identitas maupun keberadaan terduga pelaku agar segera melapor kepada aparat guna mempercepat proses pengungkapan kasus. (Smty)


Social Header