Badung, Bali Berkabar - Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, lahan pertanian di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tanaman jagung yang telah memasuki usia dua bulan tampak tumbuh subur dan diperkirakan siap dipanen pada awal September 2026. Untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal, Kapolsek Mengwi turun langsung melakukan pemantauan perkembangan dan perawatan tanaman jagung di Subak Yeh Cangi, Br. Pasekan, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan perawatan tanaman berjalan sesuai tahapan. Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Rai Darmayasa, S.H., M.H., bersama Panit 1 Binmas dan pemilik lahan I Putu Adi Putra Nugraha melakukan pengecekan langsung terhadap lahan jagung seluas 30 are. Sasaran kegiatan ini adalah memantau kondisi tanaman, efektivitas perawatan, serta kesiapan lahan menuju masa panen.
Kompol Anak Agung Rai Darmayasa mengatakan bahwa pendampingan dan pemantauan secara berkala merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah di sektor pertanian. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama sehingga sinergi antara aparat dan petani perlu terus diperkuat. “Kami ingin memastikan perawatan tanaman jagung berjalan optimal sehingga hasil panen dapat maksimal. Kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar tetap semangat mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung di lahan tersebut telah mendapatkan perawatan intensif berupa pemupukan menggunakan pupuk urea dan KCL, yang telah dilakukan sebanyak empat kali, serta satu kali penyemprotan pestisida. Kondisi tanaman dinilai baik dan buah jagung diperkirakan siap dipanen sekitar awal September 2026. Perawatan yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu menjaga produktivitas tanaman hingga masa panen tiba.
Kapolsek Mengwi berharap keberhasilan budidaya jagung di Subak Yeh Cangi dapat menjadi contoh positif bagi petani lainnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, memanfaatkan lahan pertanian secara produktif, dan memperkuat kolaborasi antara petani, pemerintah, serta aparat keamanan demi terwujudnya kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Badung. (Sdn/hms)


Social Header