Buleleng, Bali Berkabar – Aktivitas penumpang di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, tak sekadar menjadi bagian dari lalu lintas kapal antarpulau. Bagi sebagian warga kepulauan, jalur laut tersebut menjadi penghubung penting untuk bekerja, memperoleh layanan kesehatan, hingga melanjutkan perjalanan menuju sejumlah wilayah di Bali. Jumat, (11/9/ 2026).
Konektivitas itu salah satunya ditopang layanan Tol Laut yang melintasi Pelabuhan Celukan Bawang dengan rute Celukan Bawang–Sapeken–Kangean–Kalianget–Labuhan Lombok–Bima–Badas.
Rute tersebut dilayani KM Sabuk Nusantara 74 dan KM Sabuk Nusantara 51 dengan frekuensi dua kali dalam sepekan. Keberadaan layanan ini menjadi salah satu akses bagi masyarakat asal Sapeken yang hendak menuju Bali.
Sejumlah penumpang datang ke Bali untuk bekerja di kawasan Nusa Dua, Gianyar, Kuta, hingga Denpasar. Ada pula penumpang yang memilih melanjutkan perjalanan ke Buleleng untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Setelah tiba di Celukan Bawang, perjalanan penumpang tidak selalu berakhir di pelabuhan. Mereka dapat meneruskan perjalanan menggunakan layanan antar-jemput yang disediakan Asosiasi Pengemudi Wisata Celukan Bawang (APWC).
Di sisi lain, aktivitas kapal perintis juga ikut membuka ruang ekonomi bagi warga di sekitar pelabuhan. Salah satunya bagi masyarakat yang bekerja sebagai porter dan membantu penumpang membawa barang.
Wasmara, warga Celukan Bawang yang bekerja sebagai porter, mengatakan keberadaan kapal perintis memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Adanya kapal perintis ini cukup membantu kami sebagai warga sekitar. Selain bisa membantu penumpang membawa barang, kami juga mendapatkan penghasilan dari pekerjaan sebagai porter. Yang penting penumpang nyaman dan kami bisa terus bekerja,” ujar Wasmara.
Dari sisi pengelola pelabuhan, keberadaan layanan transportasi laut tersebut juga menempatkan Pelabuhan Celukan Bawang bukan sekadar sebagai tempat kapal bersandar dan berangkat.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengatakan pelabuhan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.
“Pelabuhan menjadi bagian dari perjalanan masyarakat, bukan hanya tempat kapal datang dan berangkat. Karena itu, kami terus berupaya memberikan pelayanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat selama berada di pelabuhan,” kata Imron.
Pelayanan kepelabuhanan di Celukan Bawang terus diarahkan agar aktivitas penumpang maupun distribusi barang antarpulau berlangsung aman, tertib, lancar, dan nyaman. (Hms)
Editor: Gede Sumertayasa, S.H


Social Header