Bangli – baliberkabar.id | Respons cepat dan sinergitas aparat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Kintamani dalam penanganan situasi darurat di kawasan pendakian Gunung Abang, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Sabtu (21/2/2026).
Seorang wisatawan domestik, Ni Putu Nadia Winandita (16), warga Banjar Tengah Kangin, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, dilaporkan mengalami kedinginan atau dugaan hipotermia saat melakukan pendakian. Korban memulai pendakian sekitar pukul 05.30 Wita dan diduga mulai merasakan gejala hipotermia sekitar pukul 12.00 Wita di pertengahan Pos 2 jalur pendakian.
Kapolsek Kintamani, Kompol M Made Dwi Puja R., SH., MH, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, personel Polsek Kintamani bersama tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi.
“Begitu menerima informasi adanya pendaki yang mengalami dugaan hipotermia, kami langsung berkoordinasi dan bergerak cepat bersama tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Operasi SAR dipimpin oleh Padal Aiptu Nyoman Widin, melibatkan unsur Basarnas, Polri, serta masyarakat setempat. Sekitar pukul 15.30 Wita, tim SAR gabungan berkumpul di area parkir kaki Bukit Abang sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik keberadaan korban.
Berkat koordinasi yang solid dan kerja sama yang optimal di lapangan, korban berhasil dievakuasi dan tiba di parkiran kaki pendakian sekitar pukul 16.15 Wita. Selanjutnya, korban langsung mendapatkan penanganan medis dari tim Puskesmas Kintamani.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan kondisi korban stabil dan tidak memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit.
Kapolsek Kintamani menyampaikan apresiasi atas sinergitas seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
“Kami mengapresiasi kekompakan dan respons cepat tim SAR gabungan serta partisipasi masyarakat. Sinergitas ini menjadi kunci sehingga korban dapat segera tertangani dengan baik,” tegasnya.
Selain itu, Kapolsek juga mengimbau para pendaki agar lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum melakukan pendakian, terutama di kawasan pegunungan yang memiliki suhu ekstrem.
“Kami mengingatkan para pendaki, khususnya yang masih berusia remaja, agar mempersiapkan diri secara matang, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, memperhatikan prakiraan cuaca, serta membawa perlengkapan yang memadai untuk mengantisipasi suhu dingin guna mencegah risiko hipotermia,” pungkasnya.
Langkah cepat dan humanis yang dilakukan Polsek Kintamani bersama tim SAR gabungan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi darurat di kawasan wisata alam. (Sdn/Hms)


Social Header