Breaking News

Hilang Terseret Arus, Warga Sukawati Ditemukan Meninggal di Pantai Saba

Korban, Agus Suarsa Dharma (27), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, pada Senin (6/4/2026) malam.

Gianyar, Bali Berkabar – Pencarian korban tenggelam di Pantai Purnama, Desa Sukawati, akhirnya berujung duka. Seorang pemuda bernama Agus Suarsa Dharma (27) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, Senin (6/4/2026) malam sekitar pukul 20.10 Wita, setelah dua hari dilakukan pencarian intensif.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Minggu (5/4/2026) saat beraktivitas di Pantai Purnama. Kuat dugaan korban terseret arus laut yang saat itu cukup deras, hingga akhirnya hilang dan tidak ditemukan di lokasi awal kejadian.

Sejak laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari Sat Polair Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Basarnas, BPBD/Balawista, SAR Polda Bali, serta SAR Brimob langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir pesisir pantai. Pencarian juga melibatkan warga setempat yang turut membantu menyisir garis pantai dari Pantai Purnama hingga wilayah Blahbatuh.

Jasad korban akhirnya ditemukan di sela-sela batu karang di Pantai Saba saat kondisi air laut sedang surut. Seorang warga yang melakukan penyisiran menggunakan senter awalnya melihat benda mencurigakan, yang setelah didekati ternyata merupakan tubuh korban.

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada warga, keluarga korban, serta aparat kepolisian. Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Sukawati kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Dari hasil identifikasi di lokasi, korban dipastikan adalah Agus Suarsa Dharma, yang dikenali langsung oleh pihak keluarga melalui ciri fisik, pakaian, serta perhiasan yang dikenakan saat terakhir terlihat.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi adat.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya aktivitas di laut, terutama saat kondisi gelombang tidak bersahabat. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri berenang atau beraktivitas di pantai saat situasi berisiko.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat berada di kawasan pesisir.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama ketika gelombang tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar