Karangasem – Bali berkabar .id | Akses jalan utama yang menghubungkan Br. Dinas Kutabali, Desa Sibetan menuju Kecamatan Selat sempat lumpuh total akibat bencana alam pohon tumbang pada Selasa (19/5/2026) malam. Pohon jenis kendal berdiameter 50 cm dengan panjang 10 meter tersebut tumbang hingga melintang di tengah jalan dan menimpa fasilitas umum.
Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Pohon yang diketahui milik warga setempat bernama I K D itu, tidak hanya menutup akses jalan tetapi juga menimpa tiang listrik serta kabel induk milik PLN.
"Mendapat laporan warga, personel piket SPKT Polsek Bebandem bersama Bhabinkamtibmas Desa Sibetan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan arus lalu lintas," ujar AKP Suastawan, Rabu (20/5/2026).
Dalam penanganan darurat ini, Polsek Bebandem bersinergi dengan tim gabungan yang terdiri dari 4 personel Polri, 4 petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, 8 petugas PLN, serta didampingi oleh Kepala Dusun Kutabali.
Sebagai langkah antisipasi keselamatan, petugas kepolisian langsung melakukan penutupan total pada akses jalan dari arah Sibetan yang menuju ke Selat via jalur Br. Dinas Kutabali. Selain itu, koordinasi cepat dilakukan dengan pihak PLN untuk mengamankan kondisi kabel induk yang tertimpa. Beruntung, dalam kejadian ini dilaporkan nihil korban jiwa maupun kerugian materiil, dan aliran listrik di wilayah sekitar terpantau masih menyala.
Namun, karena keterbatasan peralatan di lapangan serta kondisi cuaca dan situasi malam hari yang tidak memungkinkan, proses evakuasi diputuskan untuk dihentikan sementara pada pukul 01.40 WITA dini hari.
"Penanganan pembersihan material pohon kami hentikan sementara dini hari tadi dan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada pagi hari ini agar lebih aman dan maksimal. Hingga laporan terakhir pada pukul 02.40 WITA, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar," jelas Kapolsek Bebandem.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan yang hendak melintasi jalur Br. Dinas Kutabali menuju Selat atau sebaliknya untuk mencari jalur alternatif, mengingat saat ini jalur tersebut belum bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga juga diingatkan untuk tetap waspada saat berkendara di malam hari, terutama saat melintasi kawasan yang rawan pohon tumbang. (Sdn/Hms)


Social Header