Breaking News

Bukan Mau Terbang, Truk Bermuatan Bambu di Jalan Uluwatu Sampai 'Melihat Awan', Polisi pun Dibikin Sibuk

Bukan sedang cari sinyal, truk ini malah 'melongok ke langit'. Muatan bambu di bak belakang kebanyakan, roda depan pun angkat tangan.

BADUNG, Bali Berkabar – Pemandangan tak biasa mengundang perhatian pengguna Jalan Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Senin (13/7/2026). Sebuah truk bermuatan bambu tampak "melongok" ke langit setelah bagian depan kendaraannya terangkat akibat beban yang menumpuk di bak belakang.

Kejadian tersebut sontak menjadi tontonan warga dan pengguna jalan. Posisi truk yang nyaris berdiri itu membuat arus lalu lintas tersendat karena kendaraan lain harus melintas secara bergantian demi menghindari risiko kecelakaan.

Berdasarkan informasi di lokasi, truk mengangkut bambu dalam jumlah besar dengan distribusi muatan yang tidak seimbang. Saat melintasi tanjakan, beban berat di bagian belakang menyebabkan roda depan terangkat sehingga kendaraan tidak dapat bergerak normal.

Mendapat laporan dari masyarakat, Panit 2 Lalu Lintas Polsek Kuta Selatan Iptu Helmi Iskandar, S.H., atas seizin Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammat Said Husen, S.I.K., M.H., bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas segera menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas guna mengurai antrean kendaraan dari dua arah sekaligus mengamankan lokasi agar tidak terjadi kecelakaan.

«"Kami langsung turun ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. Truk ini membawa muatan bambu yang melebihi kapasitas sehingga saat melintasi jalan menanjak, bagian depan truk terangkat," ujar Iptu Helmi Iskandar.»

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga menindak pengemudi dengan sanksi tilang karena kendaraan mengangkut muatan melebihi kapasitas. Polisi selanjutnya membantu mengevakuasi truk hingga posisinya kembali normal dan aman untuk melanjutkan perjalanan.

Setelah proses evakuasi selesai, arus kendaraan di Jalan Uluwatu kembali lancar.

Kepolisian mengingatkan para pengemudi angkutan barang agar tidak mengangkut muatan melebihi kapasitas maupun mengabaikan keseimbangan beban kendaraan. Selain melanggar aturan Over Dimension Over Loading (ODOL), kondisi tersebut dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar