SINGARAJA – BaliBerkabar.id
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng memasuki babak baru.
Kepengurusan periode 2025–2029 resmi dikukuhkan dan langsung dibebani tanggung jawab besar: mempersiapkan atlet serta infrastruktur olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, di mana Buleleng dipercaya sebagai tuan rumah tunggal.
Pelantikan jajaran pengurus KONI Buleleng dilakukan oleh KONI Provinsi Bali di Lobi Atiti Kantor Bupati Buleleng, Rabu (7/1/2026).
Kepengurusan baru dipimpin oleh Gede Supriatna sebagai Ketua Umum, yang menegaskan komitmen membangun prestasi olahraga secara terstruktur dan berkelanjutan.
Usai dilantik, Supriatna menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini. Pembinaan tersebut tidak hanya difokuskan pada atlet, tetapi juga menyasar pelatih dan wasit agar ekosistem olahraga di Buleleng berjalan seimbang dan profesional.
“Pembinaan menjadi kunci utama. Kita tidak bisa hanya berharap hasil instan, tetapi harus menyiapkan fondasi yang kuat dari hulu ke hilir,” ujarnya.
Penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 disebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar. Supriatna menegaskan, target KONI Buleleng tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu mencatatkan prestasi gemilang di kandang sendiri.
“Kita harus sukses dua hal sekaligus, sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Itu harga mati,” tegasnya.
Terkait kesiapan sarana dan prasarana, KONI Buleleng akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng serta Pemerintah Provinsi Bali. Sejumlah venue olahraga milik daerah dinilai sudah layak digunakan, meski masih memerlukan sentuhan renovasi yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026.
“Secara umum fasilitas sudah ada, tinggal penyempurnaan agar memenuhi standar pertandingan,” kata Supriatna.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga tidak mungkin dicapai jika KONI berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, menaruh ekspektasi besar terhadap kepengurusan baru KONI Buleleng. Ia meminta agar target prestasi dirumuskan secara jelas dan realistis, mengingat posisi Buleleng pada Porprov sebelumnya mengalami penurunan.
“Pada Porprov 2025 kita berada di peringkat empat. Target kami minimal kembali ke tiga besar, bahkan kalau bisa lebih tinggi,” ujar Sutjidra.
Hal senada disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan. Ia mengingatkan agar pengurus KONI Buleleng mampu menjaga marwah olahraga sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki daerah.
“Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan atlet, tetapi juga pelatih, pengurus, hingga dukungan orang tua. Semua harus bergerak bersama,” pungkasnya. (Smty)


Social Header