BULELENG, Baliberkabar.id — Kecelakaan lalu lintas tabrak lari (tabri) terjadi di Jalan Singaraja-Gilimanuk, tepatnya di depan Tanjung Alam Hotel Lovina, Banjar Dinas Enjung Sangiang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 04.00 Wita.
Peristiwa tersebut melibatkan tiga sepeda motor yang melaju dari arah timur menuju barat. Ketiga kendaraan roda dua itu tidak berjalan berdampingan, melainkan berjarak sekitar 100 meter satu sama lain.
Namun nahas, sebuah mobil berwarna putih yang hingga kini belum diketahui identitas maupun nomor polisinya diduga datang dari arah belakang dan menabrak para pengendara secara beruntun sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, enam orang mengalami luka ringan dan harus mendapat penanganan medis di Puskesmas Banjar I serta RS Parama Sidhi Singaraja.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat yakni Honda Vario DK 2422 UBW, Yamaha Aerox DK 6179 GAF, dan Yamaha NMax DK 5191 UBL.
Pengendara Honda Vario, I Made Abi Septa Pramana (19), asal Desa Umeanyar, mengalami luka lecet pada tangan dan pinggang. Sementara penumpangnya, Komang Gangga Putra (18), asal Desa Lokapaksa, mengalami luka robek pada bagian alis dan lutut sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Pengendara Yamaha Aerox, Kadek Ardian Budiarta (19), mengalami luka lecet di sejumlah bagian tubuh. Penumpangnya, I Gusti Agung Bagus Indra Adnyana (18), juga mengalami luka lecet dan mendapat perawatan medis.
Sedangkan pengendara Yamaha NMax, Made Mario Sugi Duniadiartha (18), mengalami luka lecet pada paha dan siku serta mengeluhkan sakit pada pinggang. Penumpangnya, Niji Satya Pratama (19), turut mengalami luka lecet dan nyeri pada bagian pinggang.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, seijin Kapolres Buleleng menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kondisi jalan saat kejadian berada di jalur lurus, permukaan aspal kering, dan arus lalu lintas relatif sepi karena masih dini hari.
“Diduga pengemudi mobil tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya sehingga menabrak ketiga sepeda motor dari arah belakang secara beruntun. Setelah kejadian, pengemudi kendaraan roda empat tersebut langsung meninggalkan lokasi tanpa berhenti maupun memberikan pertolongan kepada korban,” ujarnya.
Menurutnya, kecelakaan tersebut sementara diduga terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan roda empat yang identitasnya masih dalam penyelidikan polisi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Saat ini, kasus tabrak lari tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian guna mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang diduga menjadi penyebab kecelakaan. (Sdn)


Social Header