Breaking News

BPBD Buleleng Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Rumah di Menyali, Kerugian Bangunan Ditaksir Rp35 Juta

BPBD Buleleng menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Minggu (5/7/2026).

BULELENG, Bali Berkabar – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Minggu (5/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan setelah tim BPBD yang dipimpin Bidang Kedaruratan dan Logistik bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III serta personel Pusdalops PB melaksanakan asesmen di lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah milik Made Adnyana.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Berdasarkan hasil asesmen awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Akibat kejadian itu, bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Bagian yang terbakar meliputi bangunan utama hingga teras depan dengan ukuran sekitar 11,5 meter x 5,5 meter. Atap rangka kayu beserta penutup seng, plafon anyaman bambu, sebagian dinding, pintu, jendela, hingga hampir seluruh isi rumah hangus dilalap api.

Hasil pendataan BPBD menunjukkan nilai kerusakan bangunan diperkirakan mencapai Rp35 juta, sementara kerugian harta benda di dalam rumah masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat ditaksir secara pasti.

Proses pemadaman dilakukan oleh personel Pemadam Kebakaran Pos Kubutambahan yang dibantu masyarakat setempat. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian sehingga tidak merembet ke bangunan lain. Sementara itu, penghuni rumah untuk sementara mengungsi di kediaman kerabatnya.

Kondisi rumah korban setelah mengalami kebakaran.

Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Buleleng menyerahkan sejumlah bantuan logistik berupa satu lembar terpal, satu lembar matras, satu unit kompor beserta regulator, satu lembar selimut, serta satu paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar korban. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan bahwa asesmen dan penyaluran bantuan merupakan langkah cepat pemerintah agar kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi pascakebakaran.

"Begitu menerima laporan, tim kami langsung melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban sambil menunggu proses penanganan selanjutnya," ujar I Gede Suyasa. 

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama memastikan kondisi kabel dan peralatan listrik tetap layak digunakan guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting. (Smty)

© Copyright 2022 - Bali Berkabar