DENPASAR, baliberkabar.id – Seorang pria asal Kabupaten Buleleng dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dan mengalami kejang-kejang di sebuah warung minuman, Warung Planet Jus, wilayah Denpasar Selatan, pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 18.03 Wita.
Korban diketahui bernama Made Edo Brawida (24), warga Banjar Tengah, Desa Busungbiu, Kabupaten Buleleng, berdasarkan identitas kependudukan yang ditemukan di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut diawali ketika korban datang ke warung dalam kondisi kurang sehat. Korban sempat meminta pertolongan kepada para pengunjung dan karyawan warung dengan meminta minyak kayu putih, sambil mengeluhkan bahwa tubuhnya terasa panas. Korban juga sempat membuka bajunya sebelum mengoleskan minyak kayu putih pada tubuhnya.
Humas Polresta Denpasar, Iptu Supriyanto, mengatakan karyawan warung sempat memberikan pertolongan awal kepada korban.
“Korban datang ke warung dalam kondisi kurang sehat dan meminta bantuan. Saat diberikan pertolongan awal berupa minyak kayu putih, korban tiba-tiba terjatuh ke arah belakang hingga kepalanya membentur lantai, lalu mengalami kejang-kejang,” ujar Iptu Supriyanto, pada Jumat (2/1/2026).
Korban kemudian tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Identifikasi Polresta Denpasar, korban ditemukan dalam posisi terlentang di depan gerobak jus, dengan kepala mengarah ke utara dan kaki ke selatan. Mata korban dalam keadaan setengah terbuka dan korban mengenakan celana kolor berwarna putih bermotif daun.
Iptu Supriyanto menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil olah TKP menunjukkan tidak ada tanda kekerasan fisik. Ditemukan ciri medis seperti lidah berada di antara gigi atas dan bawah, telapak tangan kiri mengepal, serta lebam mayat pada kedua lengan dan kaki,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, polisi juga memastikan tidak ada barang bukti yang diamankan di lokasi.
Sekitar pukul 19.00 Wita, Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Selanjutnya, pada pukul 19.50 Wita, jenazah korban dievakuasi oleh BPBD Kota Denpasar dan dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
“Untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban, jenazah telah dibawa ke rumah sakit. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” pungkas Iptu Supriyanto.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. (Smty)


Social Header