Breaking News

Tragedi di Atas Rangka Atap, Pekerja Bangunan di Seririt Tersengat Listrik Saat Cari Nafkah

Gusti Ketut Suartana dirawat di rumah sakit setelah terjatuh dari atap bangunan akibat tersengat arus listrik.

BULELENG, Baliberkabar.id - Upaya mencari nafkah berubah menjadi peristiwa memilukan bagi seorang pekerja bangunan di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Seorang pria paruh baya harus dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat aliran listrik saat bekerja membangun rangka atap rumah, Selasa siang (27/1/2026).

Korban diketahui bernama Gusti Ketut Suartana (51), warga Desa Mayong. Saat kejadian, Suartana tengah bekerja memasang rangka atap menggunakan baja ringan di Banjar Dinas Siwa. Pekerjaan rutin yang dijalaninya demi menghidupi keluarga itu mendadak berubah menjadi insiden yang mengundang kepanikan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, musibah terjadi ketika korban mengangkat besi baja ringan ke bagian atas bangunan. Tanpa disadari, ujung besi yang dipegangnya menyentuh jaringan kabel listrik di sekitar lokasi. Seketika, aliran listrik menyambar tubuh korban.

Sengatan listrik membuat Suartana terjatuh dari posisinya. Ia mengalami luka bakar pada bagian tubuh serta pembengkakan di tangan akibat kuatnya arus listrik yang mengenai tubuhnya. Teriakan warga pun pecah, menandai detik-detik panik menyelamatkan korban.

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban segera mendapatkan pertolongan setelah kejadian.

“Korban mengalami luka bakar dan pembengkakan akibat sengatan listrik saat bekerja. Warga langsung memberikan bantuan awal dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas IPTU Yohana, Rabu (28/1/2026).

Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian. Warga sekitar tampak membantu sebisanya, menyadari bahwa korban merupakan tulang punggung keluarga yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

Petugas dari Polsek Seririt yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan yang dapat mengancam keselamatan warga maupun pekerja lainnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras tentang tingginya risiko yang dihadapi para pekerja sektor informal, khususnya buruh bangunan, yang kerap bekerja di dekat jaringan listrik tanpa perlindungan memadai. (Sdn)

© Copyright 2022 - Bali Berkabar