Breaking News

Arus Balik Lebaran Mulai Meningkat, Polri Pastikan Situasi Kondusif

Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026.

Jakarta, Baliberkabar.id – Hari ke-13 Operasi Ketupat 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terpantau aman dan kondusif. Arus balik Lebaran mulai terlihat meningkat signifikan, terutama di jalan tol menuju Jakarta.

Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, menyampaikan bahwa hingga Selasa (24/3/2026), tercatat 1.387 gangguan kamtibmas, terdiri dari 1.288 kasus kejahatan, 18 pelanggaran, 8 kejadian bencana, dan 73 gangguan lainnya.

“Secara umum situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-13 terpantau kondusif dan tidak terdapat kejadian menonjol. Kami terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik dan balik Lebaran,” jelas Jansen.

Kecelakaan dan Penegakan Lalu Lintas
Di sektor lalu lintas, tercatat 226 kecelakaan dengan 12 orang meninggal, 73 luka berat, dan 440 luka ringan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp226,15 juta. 

Penegakan hukum juga dilakukan melalui sistem ETLE, mencatat 10 pelanggaran, serta 27 teguran preventif kepada pengguna jalan.

Data Polri menunjukkan volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 135.724 kendaraan, naik 2,77 persen dari kondisi normal namun turun 11,98 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Sementara itu, arus kendaraan masuk Jakarta meningkat signifikan, tercatat 256.338 kendaraan, naik hampir 100 persen dari volume normal dan 14,87 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Arus balik sudah mulai terlihat meningkat signifikan. Kami mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan, memanfaatkan Work From Anywhere (WFA), serta memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berangkat,” kata Jansen.

Mobilitas masyarakat melalui transportasi umum tetap tinggi. Moda penyeberangan mencatat 1.438 trip kapal dengan total 496.130 penumpang, kereta api 2.707 perjalanan dengan 1.475.203 penumpang, dan penerbangan 2.473 penerbangan dengan 311.047 penumpang.

Polri menekankan agar masyarakat tidak memaksakan diri saat lelah, menggunakan rest area secara bijak, memastikan kondisi kendaraan prima, dan mematuhi rambu serta arahan petugas. Layanan darurat melalui call center 110 tetap aktif 24 jam untuk membantu masyarakat.

Dengan langkah ini, Polri bersama pemangku kepentingan berkomitmen menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Mudik aman, keluarga bahagia,” tutup Jansen. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar