Breaking News

Diawali Melaspas, EL Hotel & Resort Bali–Sanur Resmi Soft Opening, Siap Perkuat Citra Pariwisata Sanur

Foto: Rangkaian upacara Melaspas di areal hotel eL Hotel & Resort Bali - Sanur.

DENPASAR, Baliberkabar.id – Nuansa sakral dan khidmat mewarnai pembukaan operasional EL Hotel & Resort Bali–Sanur yang diawali dengan upacara Melaspas, Rabu (4/3/2026), di Garden Amphitheater kawasan hotel, Sanur. Prosesi adat tersebut menjadi penanda dimulainya soft opening hotel yang dikelola oleh Enggartiasto Lukita selaku Executive Chairman B Universe.

Sejak pagi hari, sekitar pukul 09.00 Wita, rangkaian upacara penyucian dilaksanakan sesuai tradisi Hindu Bali. Prosesi diawali dengan Ratu Peranda munggah, kemudian dilanjutkan dengan sejumlah rangkaian upakara seperti nasarin, memakuh, pengresikan, ngelisin, ngayab surya, ngayab sor, ngayab banten, ngayab caru hingga melaspas bangunan.

Upacara Melaspas memiliki makna mendalam sebagai proses penyucian secara sekala dan niskala. Selain menetralisir energi negatif, ritual ini juga menjadi simbol memohon keselamatan dan keharmonisan sebelum bangunan difungsikan secara resmi. Pecaruan yang turut dilaksanakan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sejalan dengan nilai Tri Hita Karana yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

Momentum sakral tersebut kemudian dilanjutkan dengan seremoni soft opening. Dalam sambutannya, Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa kehadiran EL Hotel & Resort Bali–Sanur tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga komitmen menjaga budaya lokal.

“Kami ingin berperan aktif mendukung pariwisata Bali tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi kekuatan utama Bali. Tadi kita saksikan bersama, MC menggunakan Bahasa Bali dalam pembukaan acara. Hal-hal seperti itu harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Menurutnya, pihak manajemen berkomitmen menghadirkan atmosfer yang tetap berakar pada tradisi Bali dalam setiap aspek operasional hotel.

“Ke depan, kami akan memastikan tradisi dan budaya Bali tetap terjaga di lingkungan hotel ini. Kami ingin para tamu tidak hanya datang untuk menginap, tetapi juga merasakan karakter dan kearifan lokal Bali,” tegasnya.

Dari sisi pemasaran, EL Hotel & Resort Bali–Sanur membidik pasar yang luas. Selain wisatawan domestik, hotel bertaraf internasional ini juga menyasar wisatawan mancanegara.

“Pasar domestik tentu menjadi bagian penting. Namun karena EL Hotel berada pada standar internasional, maka market kami juga bersifat global. Kami menyasar wisatawan mancanegara sebagai bagian dari jaringan dan positioning hotel ini,” jelasnya.

Operasional hotel dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, sekitar 45 persen kamar dibuka untuk umum dan akan ditingkatkan menjadi 50 hingga 60 persen sambil menyelesaikan pembangunan kolam renang di bagian depan serta sejumlah penyempurnaan fasilitas.

Enggartiasto juga menegaskan bahwa hotel ini merupakan aset pemerintah yang dikelola melalui proses tender panjang. “Kami mengelola aset ini dengan penuh tanggung jawab sesuai perjanjian dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Grand launching direncanakan pada 13 April mendatang dengan menghadirkan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum selaku pemilik aset.

Foto: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, disambut oleh Enggartiasto Lukita selaku Executive Chairman B Universe saat menghadiri upacara pemelaspasan/Soft Opening eL Hotel Resort Bali - Sanur.

 disambut saat menghadiri upacara pemelaspasan/ Soft Opening eL hotel & Resort Bali -sanurn

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E., dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kontribusi Enggartiasto Lukita terhadap pembangunan Kota Denpasar, termasuk saat membantu pemulihan Pasar Badung pascakebakaran.

“Ketika Pasar Badung terbakar, kebutuhan anggaran pemulihan mencapai sekitar Rp70 miliar. Bantuan tersebut sangat besar dan mempercepat proses pembangunan kembali pasar kebanggaan masyarakat Denpasar,” ungkapnya.

Ia berharap kehadiran hotel ini semakin memperkuat identitas Sanur sebagai destinasi wisata unggulan yang memiliki karakter khas.
“Saya ingin Sanur berkembang dengan identitasnya sendiri. Wisatawan yang datang harus merasakan kesan mendalam dan melihat bahwa Sanur punya ciri khas tersendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan dan keindahan Pantai Sanur harus tetap menjadi prioritas bersama.
“Pantai Sanur yang bersih dan tertata adalah wajah kita. Itu bisa menjadi maskot bahwa Bali tetap menjadi tujuan wisata dunia, dan Sanur semakin dikenal serta diminati,” tambahnya.

Kehadiran EL Hotel & Resort Bali–Sanur diharapkan mampu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Denpasar sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Acara tersebut turut dihadiri Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Suyoga, S.H., M.Kn., Plt Kepala Biro Barang Milik Negara Galih Baskara Aji, Manggala BUPDA Intaran Anak Agung Ketut Gede Aryateja, S.T., Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., jajaran direksi dan komisaris EL Group, serta sejumlah mitra bisnis dan undangan lainnya. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar