Breaking News

Trotoar Meledak di Darmasaba, Bau BBM Menyengat: Api Sempat Menyembur dari Bawah Tanah

Petugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di lokasi terjadinya ledakan.

Badung, Baliberkabar.id — Peristiwa tak lazim menggegerkan warga di Jalan Raya Darmasaba, tepatnya di lingkungan Banjar Menesa, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Jumat pagi (17/4/2026). Sekitar pukul 08.50 Wita, trotoar di kawasan tersebut tiba-tiba meledak dan mengalami kerusakan memanjang hingga kurang lebih 25 meter.

Lokasi ledakan berada di depan deretan usaha, mulai dari Salon Kaeva Beauty, barber shop, hingga warung Madura yang berada di sisi selatan SPBU Darmasaba. Tak hanya merusak trotoar, kobaran api bahkan sempat terlihat muncul dari area depan SPBU, memunculkan tanda tanya besar terkait penyebab kejadian tersebut.

Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, SH, turun langsung memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama jajaran Satreskrim dan Unit Identifikasi Polres Badung. Garis polisi dipasang, sementara petugas melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan. Ni Made Sri Wahyuni, pegawai SPBU Darmasaba, mengaku mendengar suara keras dari arah depan SPBU saat berada di dalam kantor.

“Saat itu saya di dalam kantor, tiba-tiba terdengar suara ledakan. Setelah dicek ke luar, terlihat asap dan debu keluar dari got di depan SPBU, kemudian dilakukan pemadaman menggunakan APAR,” ungkapnya.

Saksi lain, Andiyah, pemilik warung di sekitar lokasi, juga mendengar suara ledakan cukup keras. Saat keluar dari warung, ia melihat kondisi trotoar sudah retak disertai asap dan bau menyengat seperti gas.

Di sisi lain, keterangan berbeda datang dari pegawai salon di sekitar lokasi. Mereka mengaku sebelumnya kerap mencium bau bensin di area tersebut, meskipun selama ini dianggap wajar karena berdekatan dengan SPBU.

Hasil sementara olah TKP mengungkap sejumlah temuan yang memicu dugaan serius. Selain kerusakan fisik trotoar, tim identifikasi menemukan adanya kandungan bahan bakar minyak (BBM) pada air di dalam gorong-gorong. Bau menyengat juga masih tercium kuat di sekitar lokasi kejadian.

Bahkan, informasi dari warga sekitar menyebutkan sempat terjadi semburan api dari ventilasi gorong-gorong di depan salah satu toko. Hal ini memperkuat dugaan adanya akumulasi gas atau uap bahan mudah terbakar di ruang tertutup bawah tanah.

Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Karang Adiputra disebutkan masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti ledakan tersebut. Pihak kepolisian juga telah mengambil sampel air dari gorong-gorong untuk dilakukan pengujian lebih lanjut.

Sejauh ini, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya rembesan atau kebocoran BBM dari area SPBU yang masuk ke dalam saluran gorong-gorong tertutup. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya septic tank di sekitar lokasi yang berpotensi menghasilkan gas, sehingga memicu reaksi berbahaya di bawah permukaan. Meski demikian, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil investigasi teknis lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius. Ledakan yang muncul dari bawah trotoar di kawasan padat aktivitas, disertai bau BBM dan semburan api, menunjukkan adanya potensi bahaya tersembunyi yang tidak bisa dianggap sepele.

Apakah ini murni akibat kebocoran, atau ada faktor lain yang belum terungkap?

Penyelidikan masih berlangsung. Namun yang jelas, kejadian ini menyisakan keresahan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar