Breaking News

7 Karateka Buleleng Dikirim ke Kejurnas, Harapan Bali Dipikul dari Singaraja

Ketua Umum FORKI Buleleng, dr. Ketut Putra Sedana (berkemeja putih), bersama para atlet yang akan diberangkatkan untuk mewakili Bali.

BULELENG, Baliberkabar.id – Tujuh atlet karate terbaik binaan FORKI Buleleng resmi diberangkatkan untuk memperkuat kontingen Bali dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan digelar di Jakarta pada Mei 2026 mendatang. Pelepasan dilakukan di Singaraja, Jumat (17/4), menandai dimulainya perjuangan mereka membawa nama daerah ke level nasional.

Para atlet ini bukan wajah baru di arena kompetisi. Mereka lahir dari proses panjang pembinaan, mulai dari tempaan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025 hingga berbagai kejuaraan tingkat nasional yang telah mereka jalani. Dari seleksi ketat itulah, tujuh karateka terbaik akhirnya dipilih untuk mewakili Bali.

Keberangkatan mereka tidak sekadar mengejar podium juara. Lebih dari itu, Kejurnas menjadi panggung pembuktian kualitas atlet Buleleng sekaligus cermin hasil pembinaan olahraga yang selama ini dijalankan. Di tengah persaingan ketat antar daerah, kontingen Bali diprediksi akan mendapat tekanan kuat, terutama dari tim DKI Jakarta yang dikenal memiliki kekuatan merata di berbagai kelas.

Salah satu atlet andalan, I Gusti Ayu Rahadian Pradnya Prameswari, datang dengan bekal pengalaman besar. Ia sebelumnya sukses menyumbang medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh di kelas -50 kilogram. Modal tersebut menjadi pijakan untuk menatap Kejurnas dengan optimisme.

Setelah prosesi pelepasan, seluruh atlet dijadwalkan langsung mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) di Denpasar. Tahapan ini menjadi fase krusial untuk mematangkan teknik, strategi, serta kondisi fisik sebelum turun bertanding di Jakarta.

Di balik keberangkatan itu, terselip harapan besar masyarakat Buleleng. Tujuh atlet ini kini memikul tanggung jawab tidak hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai representasi daerah yang ingin terus menunjukkan eksistensinya di kancah nasional.

Ketua Umum FORKI Buleleng, dr Ketut Putra Sedana, menegaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dan pembinaan yang tidak instan.

“Karateka Buleleng memiliki potensi besar, dengan semangat juang tinggi. Mereka sudah terbukti mampu bersaing, baik di tingkat daerah hingga nasional. Tidak instan, melainkan melalui proses yang panjang,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Kejurnas menjadi momentum penting, bukan hanya untuk prestasi, tetapi juga sebagai inspirasi bagi atlet muda lainnya.

“Di pundak mereka ada tanggung jawab membawa nama daerah. Ini juga menjadi motivasi bagi generasi yunior untuk mengikuti jejak mereka,” tambahnya.

Sementara itu, I Gusti Ayu Rahadian Pradnya Prameswari menyatakan kesiapannya menghadapi Kejurnas dengan penuh keyakinan.

“Saya akan tampil maksimal dengan semangat, pengalaman, dan doa dari orang tua serta masyarakat Bali. Semoga bisa meraih hasil terbaik,” ungkapnya. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar