Badung - Bali berkabar.id | Sebagai salah satu desa yang memiliki potensi pariwisata dan pertanian yang terus berkembang di Kabupaten Badung, Desa Cemagi dikenal dengan keindahan garis pantainya yang membentang sekitar tiga kilometer serta hamparan lahan pertanian yang luas. Meningkatnya kunjungan wisatawan ke kawasan ini turut mendorong perlunya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga maupun pengunjung.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Polsek Mengwi meluncurkan inovasi bertajuk “Wirasa Cemagi Zero Kriminal” dan “Mengwi Security Community (MSC)” yang diresmikan langsung oleh Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., di Kantor Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Sabtu (30/5). Program ini bertujuan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya pencegahan kriminalitas serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Desa Cemagi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Edy Sanjaya, S.H., Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, S.H., M.H., Perbekel Desa Cemagi I Putu Hendra Sastrawan, S.Si., perwakilan Camat Mengwi, perwakilan Danramil Mengwi, Bendesa Adat se-Desa Cemagi, Ketua Bankamda, Ketua Desa Wisata, para klian dinas dan adat, Linmas, Pecalang, anggota MSC, personel Polsek Mengwi, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Perbekel Desa Cemagi I Putu Hendra Sastrawan menyampaikan bahwa pihaknya sejak awal tahun 2026 telah mengoptimalkan sistem pengamanan desa melalui pengaktifan petugas keamanan selama 24 jam. Menurutnya, langkah tersebut memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kriminalitas di wilayah Desa Cemagi.
“Kami berharap melalui program Wirasa Cemagi Zero Kriminal ini, Desa Cemagi dapat menjadi desa percontohan yang aman, tertib, kondusif, serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengapresiasi inovasi yang digagas Polsek Mengwi bersama Pemerintah Desa Cemagi. Menurutnya, keamanan tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Wirasa Cemagi Zero Kriminal dan Mengwi Security Community merupakan langkah positif dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan pengamanan terpadu. Saya berharap kedua inovasi ini dapat menjadi role model dalam menciptakan keamanan wilayah berbasis partisipasi masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” tegasnya.
Peresmian program Wirasa Cemagi Zero Kriminal ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Badung sebagai simbol dimulainya implementasi program tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan rompi kepada perwakilan petugas keamanan serta penyerahan sarana kontak guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan. Momen tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat sistem keamanan lingkungan secara berkelanjutan.
Melalui peluncuran kedua inovasi tersebut, diharapkan terbangun jaringan pengamanan yang semakin solid antara aparat keamanan, pemerintah desa, pecalang, linmas, dan petugas keamanan lingkungan. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas, menjaga kondusivitas wilayah, serta menjadikan Desa Cemagi sebagai percontohan desa aman dan nyaman yang mendukung kemajuan pariwisata serta kesejahteraan masyarakat. (Sdn/hms)


Social Header