Kajari Buleleng, Dicky Darmawan, memimpin apel kerja pagi dan memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Buleleng. Ia juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah bidang dan pegawai yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik pada Senin (15/6/2026), guna mengoptimalkan kinerja, memperkuat integritas, serta meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat.
BULELENG, Baliberkabar.id – Aktivitas di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng, Senin (15/6/2026) pagi, tampak lebih dinamis dari biasanya. Seluruh jajaran kejaksaan, mulai dari para kepala seksi, jaksa fungsional, staf hingga mahasiswa Praktik Kerja Kuliah Hukum (PKKH) Universitas Pendidikan Ganesha, mengikuti apel kerja pagi yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Dicky Darmawan, S.H., M.H.
Apel tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas awal pekan. Di hadapan seluruh peserta, Kajari Buleleng menegaskan pentingnya percepatan dan optimalisasi kinerja pada setiap bidang agar target organisasi dapat tercapai secara maksimal.
"Kita harus memastikan seluruh tugas dan fungsi berjalan optimal sesuai kewenangan masing-masing. Kinerja yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat," tegas Dicky Darmawan dalam amanatnya.
Pascalibur Hari Raya Galungan dan Kuningan, perhatian khusus diberikan kepada Bidang Intelijen. Kajari meminta seluruh personel intelijen segera kembali mengintensifkan pengumpulan bahan keterangan dan informasi di lapangan guna mendukung penyusunan Laporan Informasi Harian (Lapinhar) maupun Laporan Informasi Khusus (Lapinsus).
"Setelah rangkaian hari raya selesai, kegiatan intelijen harus kembali dimaksimalkan. Informasi yang diperoleh di lapangan harus diidentifikasi dan diklasifikasikan secara tepat agar menghasilkan laporan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Di sektor penanganan perkara pidana umum, Kajari juga meminta percepatan penyelesaian proses Tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti yang telah memenuhi syarat.
"Jangan sampai ada proses yang tertunda apabila persyaratannya sudah lengkap. Penanganan perkara harus berjalan efektif, profesional, dan tepat waktu," katanya.
Perhatian terhadap upaya pencegahan korupsi juga menjadi salah satu fokus utama. Kepada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kajari menginstruksikan agar segera menindaklanjuti penyusunan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan seluruh pemerintah desa di Kabupaten Buleleng.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan agar aparatur desa tidak terjerumus dalam persoalan hukum akibat kesalahan administrasi maupun pengelolaan keuangan.
"Kejaksaan siap memberikan pendampingan hukum terhadap berbagai persoalan administratif yang dihadapi pemerintah desa. Tujuannya agar potensi kerugian keuangan negara dapat dicegah sejak dini," jelasnya.
Sementara itu, Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) diminta mempercepat penyelesaian berbagai produk penyidikan yang sedang berjalan dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan objektivitas.
"Setiap proses penyidikan harus dilakukan berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang cukup. Profesionalisme dan integritas tidak boleh ditawar dalam setiap penanganan perkara," tegas Dicky.
Pada sektor administrasi internal, Bidang Pembinaan juga mendapat perhatian khusus. Kajari meminta pembaruan dan kelengkapan data pada aplikasi Mysimkari agar sistem administrasi kepegawaian dan pelaporan dapat berjalan lebih tertib dan akuntabel.
Selain memberikan arahan, Kajari Buleleng juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah bidang dan pegawai yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik selama periode penilaian. Pemberian penghargaan tersebut disambut antusias oleh peserta apel.
"Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi agar seluruh pegawai terus meningkatkan semangat kerja, disiplin, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat," katanya.
Adapun penghargaan Bidang Favorite I diraih Bidang Tindak Pidana Umum, Bidang Favorite II diraih Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Bidang Favorite III diraih Bidang Tindak Pidana Khusus.
Sementara penghargaan Jaksa Favorite diberikan kepada I Gede Putu Astawa, S.H., Staff Tata Usaha Favorite diraih Gede Karyawan, dan kategori Outsourcing Favorite diberikan kepada Yuyun.
Melalui evaluasi, arahan, serta penghargaan yang diberikan pada apel kerja tersebut, Kejaksaan Negeri Buleleng berharap seluruh jajaran semakin termotivasi menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Kami ingin membangun institusi kejaksaan yang profesional, berintegritas, humanis, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata dan pelayanan hukum yang berkualitas," pungkas Dicky Darmawan. (Smty)


Social Header