Tim gabungan bersama masyarakat melakukan penanganan dan evakuasi korban yang ditemukan di kawasan perbukitan Bukit Rempaan, Nusa Penida.
KLUNGKUNG, Bali Berkabar – Pencarian terhadap Nyoman Selir (79), warga Banjar Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2026, berakhir setelah korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Korban ditemukan di kawasan perbukitan Bukit Rempaan, wilayah Banjar Ampel, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.
Penemuan bermula ketika dua warga, I Wayan Tarka dan Ni Wayan Murniati, sedang mencari kayu bakar di sekitar lokasi. Keduanya menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban dan kemudian melaporkannya kepada Bendesa Adat Semaya, I Gede Hendra Novayana.
Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak keluarga dan Polsek Nusa Penida. Personel kepolisian bersama Basarnas, Pos AL, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Krama Desa Adat Semaya kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., mengatakan proses penanganan dilakukan dengan tetap menghormati korban, keluarga, dan masyarakat adat.
“Kami bersama tim gabungan melakukan penanganan di lokasi serta mendampingi pihak keluarga dalam proses evakuasi. Kami juga menghormati pihak keluarga dan masyarakat adat dalam setiap tahapan penanganan terhadap korban,” ujar Kesuma Jaya.
Pihak keluarga memastikan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi merupakan milik I Nyoman Selir yang dibawa saat korban meninggalkan rumah.
Pada Jumat malam, pihak keluarga bersama masyarakat adat melaksanakan prosesi adat di lokasi penemuan. Sekitar pukul 19.50 Wita, korban kemudian dievakuasi menuju Setra Desa Adat Semaya untuk proses pemakaman.
Polsek Nusa Penida menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga penanganan korban.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap korban dan keluarga. (Sdn)
Editor: Gede Sumertayasa, S.H.


Social Header