Breaking News

Milad ke-2 FPII Majalengka, Jurnalis Turun Langsung Berbagi dengan Yatim dan Dhuafa

MAJALENGKA, Baliberkabar.id  – Peringatan hari ulang tahun ke-2 Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Koordinator Wilayah Majalengka tidak dirayakan dengan seremoni semata. Organisasi pers ini memilih turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan santunan sosial bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Kegiatan yang digelar Minggu (11/1/2026) tersebut berlangsung di Sekretariat FPII Korwil Majalengka, Blok Ciwalur, Desa Burujul Kulon, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Suasana kekeluargaan terasa kental sepanjang acara yang dihadiri insan pers lintas organisasi, unsur Forkopimcam, hingga tokoh masyarakat setempat.

Momentum milad dimaknai sebagai refleksi peran jurnalis di tengah masyarakat. Ketua Panitia Pelaksana, Wawan Gunawan, menegaskan bahwa peringatan ulang tahun organisasi tahun ini sengaja diarahkan pada kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan warga.

Menurutnya, santunan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kehadiran nyata insan pers dalam menjawab persoalan sosial di lingkungan sekitar. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

Sejalan dengan itu, Ketua FPII Korwil Majalengka, Asep Firmansyah, menekankan bahwa jurnalisme tidak berhenti pada fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan. Lebih dari itu, jurnalis juga dituntut memiliki kepekaan sosial dan empati terhadap masyarakat.

Ia menyebut, nilai humanisme menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pers. Dengan pendekatan tersebut, FPII ingin menunjukkan bahwa profesi wartawan tetap berpijak pada kepentingan kemanusiaan.

Peringatan milad ke-2 ini juga menjadi ruang evaluasi internal organisasi. Wakil Ketua FPII Majalengka, Asep Wanda, mengingatkan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan agar tidak tercoreng oleh praktik-praktik yang bertentangan dengan kode etik jurnalistik.
Ia mendorong seluruh anggota FPII untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, seiring bertambahnya usia organisasi.

Dari aspek hukum, Tim Kuasa Hukum FPII, Edi Yusuf, memberikan pemahaman mengenai risiko penyebaran berita bohong atau hoaks. Ia menegaskan bahwa jurnalis yang bekerja sesuai kaidah jurnalistik dan menerbitkan karya di media yang sah memiliki perlindungan hukum.

Penegasan tersebut diperkuat oleh Ayah Aceng Syamsul Hadie, Ketua DPP Aswin, yang menyampaikan bahwa kebebasan pers tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

Apresiasi juga disampaikan aparat kepolisian. Kapolsek Jatiwangi AKP Rudy Djunardi M., S.H., M.H., melalui Wakapolsek Jatiwangi AKP Darmorejo, menilai kegiatan sosial yang digelar FPII sebagai langkah positif dalam membangun sinergi antara pers dan aparat penegak hukum.

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Jatiwangi, Nonih Sri Hartini, A.Md.Keb., S.K.M., selaku Kasi Kesejahteraan Sosial, turut mengapresiasi kepedulian FPII terhadap masyarakat kurang mampu dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi pers di Kabupaten Majalengka. Sejumlah pimpinan organisasi wartawan turut hadir, menandai semangat kebersamaan dan soliditas insan pers di daerah.

Rangkaian acara ditutup dengan hiburan organ tunggal yang menambah kehangatan suasana. Melalui peringatan milad ini, FPII Korwil Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pers sekaligus memperkuat peran sosial jurnalis di tengah masyarakat. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar