Breaking News

KPU Buleleng Tanamkan Kesadaran Demokrasi Sejak Dini di SMAN 2 Gerokgak

BULELENG, Baliberkabar.id – Tantangan meningkatnya jumlah pemilih pemula pada Pemilu mendatang mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng untuk memperkuat literasi demokrasi di kalangan pelajar. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi pendidikan demokrasi dan kepemiluan yang digelar di SMAN 2 Gerokgak, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini diikuti siswa kelas X dan XI yang merupakan perwakilan OSIS, Pramuka, dan Palang Merah Remaja (PMR). Mereka dinilai sebagai kelompok strategis yang kelak akan menjadi pemilih pemula dengan peran penting dalam menentukan arah demokrasi Indonesia.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata, menegaskan bahwa pembekalan sejak dini menjadi kunci untuk melahirkan pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Pemilih pemula akan mendominasi Pemilu 2029. Jika sejak sekarang tidak dibekali pemahaman yang baik, dikhawatirkan generasi muda justru apatis atau mudah terpengaruh dalam menentukan pilihan politiknya,” ujar Putu Arya di hadapan para siswa.

Dalam pemaparannya, Putu Arya juga menekankan bahwa tidak menggunakan hak pilih sejatinya merupakan kerugian bagi diri sendiri dan masyarakat luas. Menurutnya, seluruh kebijakan publik yang dihasilkan pejabat terpilih bersumber dari proses demokrasi, termasuk pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berasal dari pajak rakyat.

“Generasi muda juga menjadi bagian dari pembayar pajak, sehingga memiliki hak sekaligus tanggung jawab untuk ikut menentukan arah kebijakan melalui Pemilu,” jelasnya.

Selain materi kesadaran demokrasi, sosialisasi ini turut membahas aspek teknis kepemiluan, mulai dari pihak-pihak yang dipilih dalam Pemilu dan Pilkada, jumlah surat suara yang diterima pemilih, hingga pengenalan konsep trias politika. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai tugas dan peran KPU, baik dalam tahapan Pemilu maupun di luar tahapan.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan pendekatan historis yang disesuaikan dengan karakter pemilih pemula. Kegiatan berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi kuis serta tanya jawab seputar politik dan sejarah awal demokrasi, yang disambut antusias oleh para peserta.

Melalui kegiatan ini, KPU Buleleng berharap kesadaran demokrasi di kalangan pelajar dapat tumbuh sejak dini, sehingga mampu melahirkan generasi pemilih yang kritis, rasional, dan berintegritas. (Sdn)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar