Buleleng – baliberkabar.id | Mewakili Kapolres Buleleng, Kapolsek Banjar Kompol Made Mustiada, S.H., menggelar dialog interaktif bersama warga Desa Banjar Tegeha dalam kegiatan "Jumat Curhat". Acara berlangsung khidmat di kawasan Brahma Vihara Arama, Kecamatan Banjar, Buleleng, pada Jumat (30/01/2026) pagi.
Program "Jumat Curhat" merupakan inisiatif Polri untuk membuka ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Melalui wadah ini, Polri berupaya menjemput bola dalam menerima laporan, kritik, maupun masukan demi memperkuat kepercayaan publik dan menjaga stabilitas keamanan.
Acara tersebut dihadiri oleh Pengelola Brahma Vihara Arama, IB. Rahoela, Perbekel Banjar Tegeha, Bendesa Adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam sambutannya, Kompol Made Mustiada yang baru saja menjabat sebagai Kapolsek Banjar, memperkenalkan diri sekaligus menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang hari raya besar keagamaan.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan beberapa isu krusial yang menjadi perhatian bersama:
Ketertiban Lalu Lintas: Keluhan mengenai parkir liar pengunjung Brahma Vihara Arama yang menghambat akses warga, serta maraknya penggunaan knalpot tidak standar (brong) oleh remaja.
Keamanan & Narkoba: Permintaan peningkatan intensitas patroli untuk mencegah pencurian hasil tani dan ternak, serta perlunya sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda.
Persoalan Adat: Harapan warga agar kepolisian memberikan atensi dan bantuan mediasi terkait polemik internal di desa adat.
Layanan Administrasi: Pertanyaan mengenai prosedur perpanjangan SIM serta kemudahan layanan SKCK secara daring (online).
Respon dan Langkah Nyata Polri
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolsek Banjar memastikan pihaknya akan segera mengambil langkah konkret dengan meningkatkan patroli rutin siang dan malam. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait penataan parkir dan pemasangan rambu lalu lintas.
"Terkait knalpot brong, kami akan lakukan penindakan tegas sesuai aturan. Mengenai polemik adat, kami akan pelajari terlebih dahulu untuk menemukan solusi terbaik melalui mediasi demi menjaga situasi tetap sejuk," tegas Kompol Made Mustiada.
Sebagai penutup kegiatan, Kapolsek memberikan tali kasih kepada Pecalang Desa Adat Banjar Tegeha. Pemberian ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu Polri menjaga keamanan swakarsa di lingkungan desa. (Sdn/Hms)


Social Header