BALI, Baliberkabar.id – Aparat kepolisian berhasil menangkap satu orang pelaku penculikan terhadap turis asal Ukraina, namun enam rekan pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Dugaan kuat menyebutkan aksi penculikan ini melibatkan kelompok gangster Warga Negara Asing (WNA).
Tersangka yang berhasil ditangkap berinisial C, ditangkap di wilayah Nusa Tenggara Barat pada Senin (23/2/2026). Dalam jaringan ini, C bertugas menyewa kendaraan dengan paspor palsu. Kepada polisi, C mengaku tidak mengetahui mobil yang disewanya akan dipakai untuk kejahatan, dan hanya dijanjikan imbalan Rp 6 juta.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, menjelaskan kronologi penculikan menimpa Igor Komarov pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 22.20 WITA di Jalan Raya Jimbaran. Polisi mengidentifikasi pelaku melalui analisis rekaman CCTV, yang menunjukkan pergerakan satu mobil dan dua sepeda motor dari Tabanan hingga Badung, termasuk di sekitar lokasi penginapan korban.
Satu unit kendaraan bahkan berhenti di sebuah vila di Tabanan. Polisi menemukan bercak darah di vila tersebut yang identik dengan darah di mobil, sehingga diduga di tempat itu terjadi penyiksaan terhadap korban.
“Kami sudah mengidentifikasi enam pelaku lain berinisial RM, VK, AS, VN, SM, dan DH. Semua laki-laki, WNA, dan kini berstatus tersangka. Pengejaran terus dilakukan,” tegas Ariasandy, Jumat (27/2/2026).
Empat dari enam pelaku disebut sudah meninggalkan Indonesia, sementara dua lainnya diduga masih berada di Bali. Polda Bali bersama Mabes Polri telah berkoordinasi dengan Interpol, menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO), serta red notice untuk para buron.
Di tengah penyidikan, akun Instagram @mr.terimakasih, diduga milik WNA Rusia Sergei Domogatsky, mengunggah video yang memperlihatkan Igor Komarov dalam kondisi terbaring di tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut. Wajah korban terlihat memar, bibir pecah, dan tubuh lemas.
Video itu menunjukkan korban diduga dipaksa membuat pernyataan tertulis yang menuduhnya sebagai pelaku penipuan dan pemimpin jaringan scam.
Dari keterangan yang beredar, sasaran utama para pelaku sebenarnya adalah rekan Igor, Ermak Petrovsky, yang berhasil melawan dan melarikan diri setelah menusuk salah satu penyerang. Polisi telah mengamankan Toyota Alphard hitam yang diduga digunakan dalam penculikan.
Ariasandy menegaskan, pengejaran terhadap pelaku masih berjalan dan polisi terus mendalami keaslian video serta pihak yang mengunggahnya. “Semua upaya kami lakukan untuk memastikan keselamatan korban dan menuntaskan kasus ini,” ujarnya.
Polisi juga menekankan, kasus penculikan ini berbeda dan belum terkait dengan temuan jasad mutilasi di Pantai Ketewel, Gianyar. Namun, penyelidikan terhadap aksi kriminal yang melibatkan gangster WNA lain terus berlanjut, dengan satu terduga pelaku kasus mutilasi telah diamankan. (Smty)


Social Header