Foto: Petugas kepolisian tengah melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan potongan organ tubuh korban.
GIANYAR, Baliberkabar.id – Warga pesisir Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, dikejutkan dengan temuan potongan tubuh manusia yang tercecer di kawasan pantai, Kamis (26/2/2026).
Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali langsung mengambil alih penanganan dan mendalami dugaan tindak pidana mutilasi.
Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah warga menemukan bagian tubuh yang diduga kepala manusia di area pantai. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti aparat dengan melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Aria Sandy, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa petugas menemukan sejumlah bagian tubuh secara terpisah di lokasi berbeda namun masih dalam satu kawasan.
“Ditemukan pertama potongan kepala, setelah itu dilakukan pergeseran kemudian ditemukan potongan kaki dan potongan tubuh lain,” ujar Aria Sandy kepada wartawan.
Seluruh potongan tubuh yang ditemukan kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi dan pemeriksaan forensik. Penanganan identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Bali.
“Sementara itu, potongan-potongan tersebut kita evakuasi untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Bali, yang mana seluruh potongan tubuh ini dibawa ke rumah sakit Prof. Ngoerah Denpasar (Sanglah),” jelasnya.
Hingga kini, identitas korban belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan pencocokan data ante mortem untuk menentukan identitas korban secara akurat.
Adapun bagian tubuh yang telah ditemukan meliputi kepala, sebagian tangan, dada kanan dan kiri termasuk punggung, paha, serta telapak kaki.
“Kami belum menemukan identitas diri termasuk warga negara mana. Namun dilihat dari postur tubuh, seperti warga negara asing, tetapi kita perlu mengidentifikasi terlebih dahulu sehingga bisa ditentukan apakah korban ini WNA atau WNI,” tegasnya.
Penyelidikan kasus ini melibatkan tim Inafis gabungan Polda Bali dan Polres Gianyar di bawah koordinasi Ditreskrimum Polda Bali. Polisi juga akan melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian serta mengungkap dugaan tindak pidana di balik peristiwa tersebut.
Saat ini, garis polisi masih terpasang di sejumlah titik lokasi temuan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Aparat juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor guna membantu proses identifikasi. (Smty)


Social Header