Tabanan, Baliberkabar.id — Suasana pagi di jalur utama Pupuan–Seririt mendadak berubah mencekam. Seorang nenek lanjut usia, Ni Nengah Wasti (77), tewas mengenaskan setelah tertabrak dump truk saat menyeberang jalan di Banjar Dinas Bantiran Kelod, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Senin (23/3) sekitar pukul 05.30 WITA.
Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan permukiman warga yang saat itu sudah mulai beraktivitas. Korban yang diketahui merupakan warga setempat diduga hendak menyeberang jalan dari sisi barat.
Namun nahas, dari arah selatan (Pupuan) menuju utara (Seririt), melaju sebuah dump truk Isuzu tanpa muatan bernomor polisi DK 8639 HG yang dikemudikan I Kadek Arif Dwi Saputra (33).
Tubuh korban terseret sejauh kurang lebih 7 meter di atas aspal sebelum akhirnya tergeletak tak bernyawa di lokasi kejadian. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan keluar rumah, namun korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban tiba-tiba menyeberang jalan sehingga pengemudi tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar.
“Pengemudi tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan dengan pejalan kaki,” ujarnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan dilaporkan dalam keadaan lurus, beraspal baik, dengan cuaca cerah dan arus lalu lintas relatif lancar. Tidak ditemukan gangguan berarti yang dapat menghambat pandangan pengemudi.
Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan selamat dalam insiden tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta akibat kerusakan pada bagian depan kendaraan.
Petugas dari Polsek Pupuan yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. (Smty)


Social Header