Denpasar, Baliberkabar.id – Laporan warga soal dugaan balap liar di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar Selatan, langsung direspons cepat aparat kepolisian pada Jumat (28/3/2026) dini hari. Meski aksi balap liar tak ditemukan di lokasi, polisi justru mendapati sekelompok anak muda yang masih berkumpul hingga larut malam dan berpotensi memicu gangguan ketertiban.
Informasi awal diterima melalui layanan Call Center 110 Polri. Seorang warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai balap liar di jalur utama yang selama ini dikenal rawan digunakan untuk aksi kebut-kebutan.
Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) langsung bergerak ke lokasi. Petugas menyisir sepanjang Jalan Bypass Ngurah Rai untuk memastikan kondisi di lapangan.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya aktivitas balap liar seperti yang dilaporkan. Namun, di sejumlah titik, polisi menemukan sekelompok pemuda yang masih nongkrong hingga dini hari. Kondisi ini dinilai berpotensi mengarah pada aktivitas yang mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan pengguna jalan.
Tanpa menunggu situasi berkembang, petugas langsung mengambil langkah preventif. Para pemuda tersebut diberikan pembinaan di tempat, disertai tindakan disiplin sebagai efek jera. Polisi juga mengimbau agar mereka segera membubarkan diri dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan.
Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk pelayanan kepada publik.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah melaporkan melalui layanan 110. Setiap laporan yang masuk akan kami respons cepat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan khususnya kepada kalangan remaja agar tidak terlibat dalam aksi balap liar. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya. (Smty)


Social Header