Klungkung, Bali Berkabar – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang perempuan di jalur utama Bypass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis pagi (30/4/2026).
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 07.45 Wita di ruas jalan lurus dengan kondisi lalu lintas relatif sepi.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Ni Ketut Suletri (50), seorang pedagang asal Dusun Presatria, Desa Kusamba.
Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, yakni Yamaha Mio bernomor polisi DK 3575 PJ yang dikendarai korban, dan Yamaha R15 DK 6345 ZT yang dikendarai Gede Raphael Rempfler (16), seorang pelajar asal Desa Padangbai, Karangasem.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah timur menuju barat. Saat mendekati lokasi kejadian, korban yang berada di jalur kiri diduga berpindah ke jalur cepat. Pada saat bersamaan, dari arah belakang datang pengendara Yamaha R15, sehingga tabrakan tak terhindarkan.
Benturan keras terjadi di jalur cepat sisi utara jalan. Kedua pengendara terjatuh ke badan jalan.
Korban Ni Ketut Suletri mengalami luka serius di bagian kepala dan sejumlah luka lecet di tubuhnya. Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian sekitar pukul 08.00 Wita.
Sementara itu, pengendara Yamaha R15 mengalami luka ringan berupa lecet pada siku, lutut, dan bagian tubuh lainnya. Korban selamat dan tidak menjalani perawatan intensif.
Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan baik, beraspal hotmix, lurus, serta tidak terdapat hambatan pandangan. Cuaca cerah dan permukaan jalan kering dengan marka putus-putus berwarna putih.
Dari kejadian ini, aparat mencatat satu korban meninggal dunia dan satu korban luka ringan, dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp1 juta.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, S.H.. dalam keterangannya membenarkan kejadian tersebut.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra wilayah Kusamba. Dari hasil olah TKP sementara, kecelakaan diduga terjadi saat pengendara di depan berpindah jalur, sehingga terjadi benturan dengan kendaraan yang datang dari arah belakang. Satu orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya mengalami luka ringan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya saat melakukan perpindahan jalur.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan situasi lalu lintas di sekitar sebelum berpindah jalur, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” tambahnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti kejadian. (Sdn)


Social Header