BULELENG, Bali Berkabar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng bergerak cepat memberikan bantuan darurat kepada warga yang terdampak bencana angin kencang dan kebakaran di dua lokasi berbeda di Kabupaten Buleleng.
Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II, BPBD Buleleng melakukan asesmen atau kaji cepat sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada para korban sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap musibah yang terjadi.
Peristiwa pertama terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 11.00 Wita di Banjar Dinas Gandongan Cemara, Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak. Angin kencang menyebabkan dapur milik warga, Made Dika, roboh setelah diterjang cuaca ekstrem.
Hasil asesmen BPBD menunjukkan bangunan dapur berukuran sekitar 5 x 4 meter dengan konstruksi dinding anyaman bambu, rangka atap kayu, serta penutup atap genteng dan asbes mengalami kerusakan berat hingga roboh. Nilai kerusakan bangunan diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta, sementara kerusakan terhadap peralatan dapur masih dalam proses pendataan.
Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Buleleng menyerahkan bantuan berupa satu lembar terpal, satu paket sembako, satu unit kompor beserta regulator, satu lembar matras, serta satu lembar selimut kepada korban.
Sehari berselang, Selasa (7/7/2026), TRC Regu II BPBD Buleleng kembali diterjunkan ke Banjar Dinas Klodkauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, untuk melakukan asesmen pascakebakaran sebuah rumah toko (ruko).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.10 Wita itu mengakibatkan bangunan ruko berukuran sekitar 12 x 8 meter mengalami kerusakan berat. Selain merusak struktur bangunan dan pintu rolling door, kobaran api juga menghanguskan barang dagangan beserta sebagian besar isi bangunan.
Kerugian akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, sedangkan nilai kerugian barang dagangan dan harta benda lainnya masih dalam proses pendataan. Hingga kini, penyebab kebakaran masih didalami oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Buleleng.
BPBD Buleleng juga menyerahkan bantuan darurat berupa satu paket sembako, satu lembar terpal, dua lembar matras, serta satu paket sandang kepada korban kebakaran guna membantu memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan setiap laporan bencana yang diterima segera ditindaklanjuti melalui asesmen di lapangan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) melaksanakan asesmen dan penyerahan bantuan logistik kepada warga terdampak sebagai bentuk penanganan awal atas kejadian bencana," ujarnya dalam laporan resmi BPBD Buleleng.
Ia menegaskan, asesmen dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus memastikan bantuan darurat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan para korban di lapangan.
Dalam dua kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. BPBD Buleleng mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu pohon tumbang maupun kerusakan bangunan, serta selalu memperhatikan aspek keselamatan untuk mencegah terjadinya kebakaran. (Smty)


Social Header