Sebuah warung milik Wayan Edi Suparma di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, ludes dilalap api pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 08.30 Wita
BULELENG, Bali Berkabar – Sebuah warung milik Wayan Edi Suparma di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, ludes dilalap api pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 08.30 Wita. Kebakaran menghanguskan bangunan beserta seluruh barang dagangan dan harta benda yang berada di dalamnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Buleleng, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Dugaan tersebut menguat setelah petugas menemukan beberapa titik instalasi listrik yang pemasangannya dinilai kurang baik.
Menindaklanjuti laporan kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng menerjunkan tim yang dipimpin Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) bersama Komandan Regu serta anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I untuk melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada korban.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, S.P., mengatakan pihaknya bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi setelah musibah terjadi.
"Kami langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran. Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Buleleng, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik akibat kondisi instalasi listrik di beberapa titik yang ditemukan kurang baik. Kami mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna meminimalkan risiko terjadinya kebakaran," ujar I Gede Suyasa.
Akibat kebakaran tersebut, bangunan warung berukuran sekitar 9 x 5 meter dengan rangka atap kayu dan penutup atap seng hangus terbakar. Pintu rolling door serta seluruh barang dagangan dan harta benda di dalam warung juga tidak dapat diselamatkan.
Kerugian akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta. Sementara nilai kerugian barang dagangan dan harta benda di dalam warung masih belum dapat dipastikan.
Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan logistik berupa satu lembar terpal, satu paket sembako, satu lembar matras, satu lembar selimut, serta satu paket kompor untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa tanggap darurat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. (Smty)


Social Header