Breaking News

Tragedi di TBBM Pertamina Manggis, Dugaan Kecelakaan Kerja Berujung Maut Jadi Sorotan

Keterangan Foto: Ilustrasi proses penanganan dugaan kecelakaan kerja di area dermaga Terminal BBM Manggis, Karangasem. Gambar ini merupakan ilustrasi dan bukan dokumentasi kejadian sebenarnya. (Ilustrasi: AI/Bali Berkabar)

Karangasem, Bali Berkabar – Dugaan kecelakaan kerja yang merenggut nyawa seorang Mualim III di kawasan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Manggis, Kabupaten Karangasem, menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 23.00 WITA saat sebuah kapal tengah melakukan proses sandar di area operasional terminal.

Berdasarkan informasi yang berkembang, korban diduga meninggal dunia setelah terjepit di antara lambung kapal dan dermaga. Hingga Kamis (2/7/2026), belum ada keterangan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga terkait kronologi kejadian, identitas korban, penyebab pasti kecelakaan, maupun hasil investigasi internal atas insiden tersebut.

Insiden yang diduga menelan korban jiwa itu memunculkan perhatian terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama karena lokasi kejadian berada di kawasan objek vital nasional yang memiliki standar keselamatan dan keamanan tinggi. Publik pun menantikan penjelasan resmi dari pihak perusahaan mengenai penyebab kejadian, langkah penanganan, serta evaluasi untuk mencegah insiden serupa terulang.

Informasi lebih rinci mengenai peristiwa tersebut dikutip Bali Berkabar dari laporan Elangbali.com, yang sebelumnya melakukan penelusuran dan konfirmasi di lapangan.

Menurut laporan tersebut, korban diduga terpeleset saat berada di area dermaga ketika hendak membantu istri dan anak kapten kapal naik ke atas kapal. Akibat kehilangan keseimbangan, korban disebut terjepit di antara lambung kapal dan dermaga hingga mengalami luka berat yang berujung meninggal dunia. Informasi itu masih berdasarkan keterangan narasumber dan belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak perusahaan maupun aparat penegak hukum.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa dugaan keberadaan anggota keluarga kapten kapal di area operasional saat proses sandar menjadi salah satu hal yang patut didalami dalam investigasi. Pasalnya, kawasan objek vital nasional memiliki prosedur keamanan yang mengatur akses setiap orang yang masuk ke area operasional.

Masih menurut laporan tersebut, awak media yang melakukan konfirmasi di lokasi memperoleh keterangan dari seorang petugas keamanan bernama Mekel yang membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, pihak manajemen belum memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi maupun langkah penanganan yang dilakukan perusahaan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa upaya konfirmasi kepada Chief Security yang disebut bernama David, OH Pertamina Samsul, dan OH Marine Andi Susi Wardana belum memperoleh tanggapan hingga berita diterbitkan.

Selain itu, menurut laporan tersebut, Kasi Humas Polres Karangasem menyampaikan belum menerima informasi maupun laporan terkait dugaan kecelakaan kerja dimaksud. Hal senada disampaikan Kapolsek Manggis, Kompol Made Suadnyana, yang mengaku belum menerima laporan mengenai peristiwa tersebut. Sementara Kasat Polair Polres Karangasem dikabarkan akan melakukan pengecekan lebih lanjut ke lokasi.

Apabila benar terjadi, kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban jiwa semestinya menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) proses sandar kapal, sistem pengawasan di area operasional, penggunaan alat pelindung diri, mekanisme tanggap darurat, hingga pelaporan kecelakaan kerja kepada instansi yang berwenang.

Penentuan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan. Oleh karena itu, seluruh informasi yang berkembang saat ini masih memerlukan pembuktian melalui proses investigasi yang objektif, profesional, dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, Bali Berkabar masih berupaya memperoleh konfirmasi langsung dari PT Pertamina Patra Niaga maupun aparat kepolisian terkait insiden tersebut. Apabila telah diperoleh keterangan resmi atau perkembangan hasil investigasi, berita ini akan diperbarui sesuai fakta yang berhasil dihimpun. (Tim/Red)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar