Foto: Atlet panjat tebing nomor speed putri asal Kabupaten Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, disambut Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, beserta jajaran pengurus setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (16/7/2026).
BULELENG, Bali Berkabar – Atlet panjat tebing nomor speed putri asal Kabupaten Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, langsung mengalihkan fokusnya menuju Asian Games Nagoya 2026 usai tampil di ajang dunia. Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (16/7/2026), Desak menegaskan target berikutnya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Kedatangan atlet kebanggaan Indonesia tersebut disambut langsung Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, beserta jajaran pengurus KONI. Penyambutan itu merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi Desak yang konsisten mengharumkan nama Buleleng, Bali, dan Indonesia melalui prestasi di berbagai kejuaraan internasional.
Desak mengatakan dirinya akan memanfaatkan masa libur selama sepekan untuk beristirahat sekaligus berkumpul bersama keluarga di kampung halamannya sebelum kembali menjalani program latihan nasional.
"Saya cuti libur satu minggu sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi Asian Games Nagoya pada September nanti," ujar Desak.
Meski kini berada di papan atas peringkat dunia nomor speed putri, Desak menegaskan persaingan belum berakhir. Menurutnya, masih ada dua seri IFSC Climbing World Cup yang akan menentukan posisi akhir klasemen dunia.
"Untuk peringkat satu dunia masih berproses karena masih ada dua seri World Cup lagi. Jadi, posisinya masih bisa berubah. Saat ini fokus saya adalah mempersiapkan diri menghadapi Asian Games," katanya.
Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan penyambutan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada atlet yang telah membawa harum nama daerah hingga level internasional.
"Kami menjemput Desak atas nama KONI Kabupaten Buleleng sebagai bentuk perhatian kepada atlet yang telah membawa nama baik Buleleng, Bali, dan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia," ujar Gede Supriatna.
Dalam kesempatan itu, Desak juga memberikan motivasi kepada generasi muda, khususnya atlet-atlet Buleleng, agar berani memiliki mimpi besar dan terus bekerja keras untuk mewujudkannya.
"Berani bermimpi tinggi karena bermimpi itu gratis. Setelah itu harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat," pesannya.
Dengan waktu persiapan yang tersisa menjelang Asian Games Nagoya 2026, Desak berharap dapat menjaga performa terbaiknya sehingga mampu kembali mempersembahkan prestasi membanggakan bagi Indonesia di ajang olahraga paling bergengsi se-Asia. (Smty)


Social Header