Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Riski Firmansyah, penumpang KMP Cemerlang 55 yang ditemukan meninggal dunia di perairan Selat Bali setelah lima hari pencarian.
JEMBRANA, Bali Berkabar – Pencarian terhadap Riski Firmansyah (23), penumpang KMP Cemerlang 55 yang diduga jatuh ke laut saat menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk, akhirnya berakhir pada hari kelima. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Selat Bali, Jumat (2/10/2026).
Riski, warga Dusun Genuk Watu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebelumnya dilaporkan diduga jatuh ke laut pada Minggu (27/9/2026) saat kapal dalam perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah sektor perairan Selat Bali. Operasi melibatkan Sat Polairud Polres Jembrana, Ditpolairud Polda Bali, Batalyon C Pelopor Gilimanuk, TNI AL Pos Gilimanuk dan Basarnas Jembrana.
Pada hari kelima, pencarian kembali dilakukan sejak pagi. Petugas membagi penyisiran ke sejumlah sektor, termasuk alur pelayaran Ketapang-Gilimanuk, perairan Prapat Agung, Pasir Putih, Segara Rupek, Cekik, Sumur Kembar hingga Kelatakan.
Penyisiran menggunakan sejumlah sarana, di antaranya KP XI-1025 Sat Polairud Polres Jembrana, RIB 01 Basarnas Jembrana, Sea Rider TNI AL Pos Gilimanuk serta kapal patroli lainnya.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.10 Wita, Tim SAR Gabungan menemukan korban di perairan Selat Bali, tepatnya di sekitar utara lampu navigasi atau lampu merah.
Begitu korban ditemukan, petugas langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah menuju Posko SAR Gabungan di Teluk Gilimanuk untuk proses penanganan serta identifikasi.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, S.H., mengatakan identitas korban kemudian dipastikan melalui pihak keluarga.
“Begitu korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke Posko SAR Gabungan di Teluk Gilimanuk. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak keluarga, korban dipastikan merupakan Riski Firmansyah yang sebelumnya dilaporkan diduga jatuh ke laut saat perjalanan penyeberangan,” ujarnya.
Setelah proses di posko selesai, sekitar pukul 16.45 Wita, jenazah korban dibawa menuju RSUD Negara menggunakan ambulans Sie Dokkes Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Polairud Polres Jembrana IPTU I Gede Ketut Suasnawa, S.H., M.H., mengatakan pencarian selama lima hari dilakukan secara terpadu dengan pembagian personel dan sarana ke sejumlah sektor perairan.
“Pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur SAR terkait. Selama lima hari, personel terus melakukan penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Bali dengan memperhatikan kondisi dan perkembangan di lapangan. Hari ini korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Operasi pencarian kemudian ditutup setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan apel konsolidasi pada pukul 17.00 Wita.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian hari kelima dinyatakan selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, sementara proses penanganan jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak terkait dan keluarga. (Sdn)
Editor: Gede Sumertayasa, S.H.


Social Header