Breaking News

Rumah Lansia Roboh di Pelapuan, Kadis Sosial Buleleng Turun Tangan: Bantuan Darurat Langsung Disalurkan


Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan darurat.

BULELENG, Baliberkabar.id – Dinas Sosial Kabupaten Buleleng bergerak cepat merespons robohnya rumah milik pasangan lansia di Banjar Satria, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Putu Kariaman Putra, S.Sos., M.M., langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan darurat, Rabu (6/5/2026), pukul 14.30 Wita.

Dalam kunjungannya, Kadis Sosial memastikan kondisi pasangan Dewa Made Pindu (65) dan istrinya, Desak Made Yasmini (65), yang kini harus bertahan di tengah keterbatasan setelah rumah mereka ambruk.

Sebagai langkah penanganan awal, Dinas Sosial menyalurkan sejumlah bantuan berupa paket sembako, tenda tandu yang difungsikan sebagai tempat tidur darurat, terpal untuk pelindung sementara, serta beberapa pasang pakaian bagi korban.

“Ini adalah bentuk respon cepat kami untuk memastikan kebutuhan dasar korban tetap terpenuhi. Untuk sementara kami berikan bantuan darurat seperti sembako, tempat tidur, dan perlindungan sementara agar mereka tetap aman,” ujar Putu Kariaman Putra di lokasi.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan adanya penanganan lanjutan terhadap kondisi rumah korban.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak desa dan instansi terkait agar penanganan bisa segera ditindaklanjuti, termasuk upaya bantuan perbaikan rumah ke depannya,” tegasnya.

Sementara itu, korban juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Buleleng.

"Terima kasih, Pak, telah datang langsung untuk melihat kondisi kami dan memberikan bantuan berupa sembako, terpal, tempat tidur, dan pakaian. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam situasi seperti sekarang," ujar Desak Made Yasmini bersama suaminya.

Diketahui sebelumnya, rumah pasangan lansia tersebut roboh setelah lebih dari 15 tahun berada dalam kondisi lapuk dan tidak layak huni. Peristiwa ambruknya atap rumah terjadi sekitar pukul 00.30 WITA, pagi tadi (6/5), yang juga mengakibatkan sebagian besar perabotan rumah tangga tertimbun reruntuhan.

Beruntung, saat kejadian keduanya tidak berada di bagian dalam rumah, sehingga selamat dari reruntuhan. Namun kondisi bangunan yang tersisa masih berpotensi membahayakan jika tidak segera ditangani.

Dengan adanya bantuan awal ini, diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus menjadi langkah awal menuju penanganan yang lebih permanen terhadap kondisi hunian mereka. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar