Breaking News

Atas Dorongan Hati Nurani, De Gadjah Sambangi Keluarga Almarhum Kasus Dugaan Pencurian Ayam, Tegaskan Hormati Proses Hukum

Foto: De Gadjah berinteraksi dengan anak-anak saat berkunjung ke rumah korban pengeroyokan di Desa Sidatapa.

BULELENG, Baliberkabar.id – Kepedulian terhadap keluarga almarhum korban dugaan pengeroyokan yang diduga berawal dari persoalan dugaan pencurian ayam terus berdatangan. Kali ini, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab disapa De Gadjah, datang langsung menyambangi rumah keluarga almarhum untuk menyampaikan rasa simpati dan memberikan dukungan.

Kedatangan De Gadjah tersebut dilakukan atas dorongan hati nurani setelah dirinya mengetahui peristiwa yang menimpa keluarga korban. Ia hadir bukan untuk mencampuri proses hukum yang sedang berjalan, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kemanusiaan kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah.

Kehadiran De Gadjah mendapat sambutan hangat dari keluarga korban dan warga yang berada di rumah tersebut. Suasana haru terlihat saat ia menyampaikan dukungan serta memberikan perhatian kepada keluarga almarhum.

Dalam kunjungan itu, De Gadjah juga terlihat berinteraksi dengan anak-anak yang berada di rumah korban. Suasana yang awalnya penuh keprihatinan perlahan mencair ketika De Gadjah bercanda gurau dan berbincang ringan bersama anak-anak.

Sebagai bentuk perhatian dan motivasi, De Gadjah juga memberikan hadiah kepada anak-anak yang memiliki prestasi akademik di sekolah, yakni mereka yang berhasil meraih peringkat satu, dua, dan tiga di kelas.

De Gadjah mengatakan, kedatangannya ke rumah keluarga korban murni atas dasar kemanusiaan. Ia ingin memberikan dukungan kepada keluarga, baik secara moral maupun membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.

"Kedatangan kami murni atas dasar kemanusiaan. Kami datang ingin membantu pihak keluarga, juga masyarakat, baik membantu secara kehidupan maupun memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah," ujar De Gadjah saat ditemui di rumah keluarga korban, Senin (27/7/2026).

De Gadjah mengatakan, kedatangannya ke rumah keluarga korban murni atas dasar kemanusiaan.

Selain memberikan dukungan kepada keluarga, De Gadjah juga menegaskan pihaknya akan mengawal agar proses hukum berjalan dengan baik. Namun demikian, ia menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

"Kami juga ingin mengawal permasalahan hukum ini berjalan dengan baik. Kami percayakan proses hukum ini kepada pihak yang berwajib," katanya.

Menurut De Gadjah, peristiwa tersebut telah menjadi perhatian banyak pihak. Karena itu, ia berharap seluruh masyarakat dapat mengambil pelajaran agar setiap persoalan hukum diselesaikan melalui jalur yang sesuai aturan.

"Kami datang atas dasar hati nurani. Ini sudah menjadi kepentingan banyak orang. Yang paling penting, kami datang untuk membela saudara dan pihak yang mengalami musibah," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi penyelesaian persoalan hukum dengan cara kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.

"Ke depannya ini menjadi pelajaran buat semua orang bahwa setiap permasalahan hukum harus diserahkan kepada pihak yang berwajib. Tidak ada permasalahan hukum apa pun dilakukan dengan cara yang tidak semestinya," tegasnya.

Kunjungan De Gadjah menambah deretan pihak yang memberikan perhatian kepada keluarga almarhum. Sementara itu, proses hukum terkait dugaan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia masih terus berjalan dan ditangani oleh aparat penegak hukum. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar