Buleleng, Bali Berkabar – Tingginya minat lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke SMK Pariwisata di Kabupaten Buleleng menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, S.AP. Saat melakukan kunjungan kerja ke SMKN 2 Singaraja, Jumat (17/7/2026), ia mendorong berbagai langkah strategis agar semakin banyak siswa dapat mengakses pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kresna Budi menilai daya tampung sekolah negeri saat ini belum mampu mengimbangi jumlah pendaftar. Karena itu, ia mengusulkan penambahan kuota siswa dalam setiap rombongan belajar (rombel), dari 36 menjadi 40 siswa, sehingga lebih banyak lulusan SMP dapat diterima di sekolah negeri.
Menurutnya, tingginya minat terhadap jurusan pariwisata merupakan hal yang wajar mengingat Bali merupakan destinasi wisata dunia yang membutuhkan sumber daya manusia terampil di bidang pariwisata dan perhotelan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ia juga mengusulkan agar sekolah yang minim peminat dikonversi menjadi SMK Pariwisata.
Selain itu, Kresna Budi mendorong Pemerintah Provinsi Bali memberikan subsidi kepada sekolah swasta agar biaya pendidikan menjadi lebih terjangkau. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada sekolah negeri, sementara sekolah swasta juga dapat berperan lebih besar dalam menampung peserta didik.
Di bidang pemerataan mutu pendidikan, ia mendukung kebijakan distribusi guru-guru berprestasi ke sekolah yang membutuhkan sehingga kualitas pendidikan semakin merata dan tidak ada lagi anggapan sekolah favorit maupun nonfavorit.
"Kami ingin tidak ada lagi anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena keterbatasan daya tampung maupun biaya. Pendidikan 12 tahun harus dapat diakses seluruh anak Bali dengan kualitas yang merata," tegasnya. (art)


Social Header