Penampilan tari tradisional memeriahkan malam penutupan Lovina Festival 2026 di kawasan Pantai Binaria, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Selasa (28/7/2026).
BULELENG, Baliberkabar.id – Gemerlap panggung budaya yang mewarnai kawasan Pantai Binaria dan Pantai Tasikmadu akhirnya mencapai puncaknya. Setelah berlangsung selama lima hari, Lovina Festival 2026 resmi ditutup pada Selasa (28/7) malam dengan dihadiri ribuan pengunjung yang memadati kawasan wisata Lovina, Kecamatan Buleleng.
Malam penutupan berlangsung semarak dengan suguhan seni dan budaya yang menjadi penutup rangkaian festival bertema "Theatre of Dolphins". Sejak sore hingga malam hari, masyarakat dan wisatawan terlihat memadati area festival untuk menyaksikan penampilan para seniman sekaligus menandai berakhirnya salah satu agenda pariwisata terbesar di Bali Utara tersebut.
Di balik kemeriahan penutupan, penyelenggaraan Lovina Festival 2026 juga meninggalkan catatan positif bagi perekonomian daerah. Selama lima hari pelaksanaan, festival berhasil menarik sekitar 30.000 pengunjung, melibatkan 250 pelaku seni, 44 komunitas dengan 2.194 peserta, menghadirkan 82 stan UMKM, serta mencatat transaksi ekonomi melalui bazar dan UMKM sebesar Rp746.788.000. Kegiatan ini juga ikut mendorong meningkatnya tingkat hunian hotel di kawasan Lovina dan menyerap 3.928 tenaga kerja.
Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses.
"Festival ini melibatkan 250 pelaku seni, 44 komunitas dengan total 2.194 peserta, 82 booth UMKM, didukung 30 mitra atau sponsor. Jumlah kunjungan mencapai 30.000 orang, transaksi UMKM dan bazar sebesar Rp746.788.000, serta turut mendorong tingkat okupansi hotel di kawasan Lovina," ujarnya.
Menurut Reika, capaian tersebut menunjukkan Lovina Festival semakin berkembang sebagai ruang promosi pariwisata Bali Utara sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, komunitas seni, dan sektor pariwisata.
Sementara itu, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG mengatakan penyelenggaraan Lovina Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Lovina Festival telah membuktikan komitmen bersama dalam menampilkan kekayaan budaya, keindahan alam, serta potensi pariwisata Bali Utara secara berkelanjutan. Kami berharap manfaat ekonomi dari festival ini terus dirasakan masyarakat dan menjadi dasar pengembangan pariwisata yang lebih baik ke depan," kata Sutjidra saat menutup secara resmi Lovina Festival 2026.
Berakhirnya Lovina Festival 2026 menandai selesainya rangkaian perayaan budaya dan pariwisata yang selama lima hari menjadi magnet bagi masyarakat maupun wisatawan. Capaian jumlah kunjungan, tingginya partisipasi pelaku seni, hingga ratusan juta rupiah perputaran ekonomi menjadi indikator bahwa festival ini terus berkembang sebagai salah satu agenda unggulan yang memberi dampak nyata bagi Bali Utara. (Smty)


Social Header