Foto: Tim gabungan BPBD Buleleng, Basarnas, Polsek Sawan, pemerintah desa, dan warga mengevakuasi seorang pemedek yang mengalami patah kaki di jalur menuju Pura Cemara Geseng, Desa Sudaji, Jumat (24/7/2026).
BULELENG, Bali Berkabar – Seorang pemedek asal Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, mengalami patah tulang pada kaki kanan setelah terpeleset di kawasan jalur menuju Pura Cemara Geseng, Jumat (24/7/2026). Korban kemudian dievakuasi oleh tim gabungan menggunakan tandu darurat sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban diketahui bernama Luh Sukerti (41), warga Banjar Dinas Rarangan, Desa Sudaji. Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak mencari tempat makan usai melaksanakan persembahyangan di Pura Cemara Geseng.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tiba di lokasi pura sekitar pukul 07.00 Wita untuk melaksanakan persembahyangan. Sekitar pukul 14.00 Wita, saat berjalan menuju lokasi untuk mencari makan, korban terpeleset hingga mengakibatkan kaki kanannya mengalami patah tulang.
Menerima laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur gabungan lainnya untuk melakukan proses evakuasi.
Karena medan menuju lokasi cukup sulit dan hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki, petugas mengevakuasi korban menggunakan tandu darurat. Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 15.30 Wita menuju akses jalan di kawasan Yeh Kuning, Desa Silangjana.
Setelah menempuh perjalanan selama lebih dari dua jam, korban akhirnya tiba di akses jalan menuju Air Terjun Yeh Kuning sekitar pukul 17.46 Wita. Selanjutnya, pada pukul 17.55 Wita korban dirujuk menggunakan ambulans Bali Emergency Service (BES) menuju rumah sakit umum untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima informasi adanya pemedek yang mengalami kecelakaan di jalur menuju Pura Cemara Geseng.
"Begitu menerima laporan, kami segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat BPBD Buleleng untuk berkoordinasi dengan seluruh unsur di lapangan. Mengingat medan yang cukup berat, proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu darurat hingga korban berhasil dibawa ke titik yang dapat dijangkau ambulans. Syukur korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan aktivitas di kawasan perbukitan maupun lokasi wisata alam dan tempat suci agar selalu berhati-hati, menggunakan alas kaki yang sesuai, serta memperhatikan kondisi jalur yang dilalui, terutama saat licin.
Dalam proses evakuasi tersebut, BPBD Buleleng melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Buleleng, TRC Regu II BPBD Buleleng, Basarnas, Perbekel Desa Sudaji, personel Polsek Sawan, serta warga setempat yang bersama-sama membantu proses penyelamatan hingga korban berhasil dievakuasi dengan aman. (Smty)


Social Header