Breaking News

KMP Bontang Express II Sedang Off, Api Tiba-Tiba Muncul dari Ruang Laktasi di Ketapang

KMP Bontang Express II dilalap kobaran api saat berada di perairan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (21/8/2026). Asap hitam tampak membumbung dari bagian kapal saat kebakaran terjadi.

BANYUWANGI, Bali Berkabar – Kebakaran terjadi di Kapal Motor Penumpang (KMP) Bontang Express II saat kapal dalam kondisi tidak beroperasi dan lego jangkar di perairan Kampungan, Desa Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026) siang.

Api dilaporkan muncul dari bagian ruang laktasi kapal sekitar pukul 12.30 WIB. Kobaran api kemudian terlihat hingga bagian rooftop dan buritan kapal, disertai kepulan asap yang sempat membumbung tinggi.

Informasi awal dari pihak kapal dan perusahaan menyebut kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.

Perwira Jaga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Muhamad Iqbal, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 13.47 WIB.

Petugas kemudian segera melakukan pengecekan ke lokasi. Lima menit setelah laporan diterima, atau sekitar pukul 13.52 WIB, petugas mendapati api sudah berhasil dipadamkan oleh kru kapal.

“Info awal masuk sekitar pukul 13.47. Saya cek pukul 13.52 sudah padam,” kata Iqbal.

Cepatnya penanganan oleh anak buah kapal (ABK) membuat api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. Pemadaman dilakukan langsung dari dalam kapal menggunakan peralatan pemadam yang tersedia.

Saat kejadian, KMP Bontang Express II diketahui tidak sedang mengangkut atau melayani penumpang. Kondisi kapal yang sedang tidak beroperasi juga membuat penanganan lebih terfokus pada pengamanan kapal dan pencegahan agar api tidak merambat ke bagian lain.

Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi turut melakukan manuver untuk menjaga jarak. Di antaranya KMP Amora, KMP Labitra Safina dan KMP Gerbang Samudera.

Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun, titik awal api berada di area ruang laktasi. Kobaran kemudian sempat terlihat pada bagian atas kapal hingga buritan.

Meski sempat menimbulkan kepanikan karena asap hitam terlihat cukup jelas dari kawasan sekitar, kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat.

Salah seorang saksi mata, Eko, mengatakan proses pemadaman dilakukan langsung oleh kru kapal.

“Dipadamkan sendiri oleh kru di dalam kapal,” ujar Eko.

Muhamad Iqbal menyatakan tidak ada laporan mengenai korban luka dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas dalam penanganan insiden. Sementara itu, pihak KSOP Tanjungwangi masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kondisi kapal serta hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Imbauan kita tetap utamakan keselamatan dan kompetensi. Kami masih menunggu informasi lanjut,” tegas Iqbal.

Dugaan korsleting listrik untuk sementara menjadi informasi awal terkait pemicu kebakaran. Namun, dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan akhir sebelum dilakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik dan bagian kapal yang terdampak.

Insiden ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan kapal penyeberangan di kawasan Ketapang-Banyuwangi, terlebih KMP Bontang Express II merupakan salah satu kapal yang melayani lintasan penyeberangan Jawa-Bali.

Dengan api yang berhasil dipadamkan secara cepat dan tidak adanya laporan korban luka, penanganan selanjutnya diarahkan pada pemeriksaan kondisi kapal serta pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. (Smty)
© Copyright 2022 - Bali Berkabar