Gianyar, Bali Berkabar – Piala Presiden 2026 resmi berakhir di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026) malam. Partai puncak yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya berlangsung meriah dan menjadi penutup rangkaian turnamen pramusim yang dipusatkan di Bali.
Sebelumnya, laga perebutan peringkat ketiga mempertemukan Persija Jakarta melawan Arema FC. Dua pertandingan tersebut menjadi perhatian para pecinta sepak bola nasional yang mengikuti jalannya kompetisi hingga laga terakhir.
Selama pelaksanaan pertandingan, situasi di dalam maupun di sekitar stadion berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan yang berarti sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga selesai.
Kelancaran penyelenggaraan final tidak terlepas dari pengamanan yang dilakukan aparat gabungan. Sebanyak 1.207 personel dari Polda Bali, Satbrimob Polda Bali, Polresta Denpasar, Polres Gianyar, Polres Badung, Polres Bangli, dan Polres Klungkung diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan.
Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., yang memimpin pengamanan, mengatakan seluruh personel telah menjalankan tugas sesuai dengan rencana sehingga pertandingan dapat berlangsung aman dan tertib.
"Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel. Berkat sinergi, kekompakan, dan profesionalisme seluruh pihak, rangkaian pengamanan pertandingan final dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ujarnya saat apel konsolidasi usai pertandingan pada Jumat (7/8/2026) dini hari.
Final Piala Presiden 2026 juga dipantau langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., bersama unsur TNI, pejabat pemerintah, pengurus PSSI, serta perwakilan klub peserta.
Berakhirnya turnamen ini menandai suksesnya penyelenggaraan Piala Presiden 2026 di Bali. Selain menyuguhkan persaingan antartim papan atas Indonesia, pelaksanaan kompetisi juga berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif hingga laga penutup. (Smty)


Social Header