Buleleng, Bali Berkabar – Mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, Kapolsek Seririt Kompol I Ketut Suparta, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan kepada warga masyarakat, khususnya kelompok tani pengelola hutan, di Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Masyarakat Banjar Dinas Pangkungparuk tersebut dihadiri oleh Sekretaris Desa Pangkungparuk yang mewakili Kepala Desa, Kelian Banjar Dinas dan Adat, Ketua Lembaga Hutan Desa Pangkungparuk, sekitar 25 orang anggota kelompok tani hutan, serta Bhabinkamtibmas Desa Pangkungparuk Aiptu Gede Suparman, S.H.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Seririt menyampaikan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terlebih saat kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi dan lahan menjadi lebih mudah terbakar.
Kapolsek menekankan kepada para petani agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan karena api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah atau dahan pohon sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta tidak menyalakan api secara sembarangan di sekitar kawasan hutan dan lahan.
“Kebakaran dapat berawal dari hal kecil. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya kelompok tani pengelola hutan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegas Kapolsek Seririt.
Selain langkah pencegahan, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai tindakan awal apabila menemukan titik api. Warga diminta segera melakukan upaya pemadaman apabila kondisi memungkinkan serta segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat atau pihak terkait agar api tidak meluas hingga ke lahan pertanian, permukiman, maupun kawasan hutan lainnya.
Ketua kelompok tani hutan Desa Pangkungparuk turut mengajak seluruh anggota kelompok untuk meningkatkan kepedulian dan bersama-sama melakukan pemantauan terhadap kawasan hutan. Masyarakat juga menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait dalam mencegah maupun menangani potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Perwakilan warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Seririt atas kehadiran dan kepeduliannya dalam memberikan edukasi terkait bahaya karhutla.
Kegiatan sosialisasi dan pembinaan berakhir sekitar pukul 19.00 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Polsek Seririt terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan demi keamanan serta kelestarian lingkungan. (Sdn/Hms)


Social Header