Klungkung - baliberkabar. Id | Dialog soal Penanganan Sampah berbasis Sumber dilaksanakan KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Bali di Radio Srinadi FM. Jumat, 19 April 2024.
Tampil sebagai narasumber Ibu Ni Putu Putri Suastini (penerima lifetime achievement KPID Bali), Agus Astapa (Ketua KPID Bali) dan Ketut Darmawan (Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Darma Winangun Desa Tangkas, Klungkung.
Penanganan sampah menjadi tugas bersama untuk terus-menerus diingatkan termasuk melalui Lembaga Penyiaran, agar sampah tidak menjadi musibah, tetapi bisa menjadi berkah.
Dengan berbagai peraturan dan kebijakan Pemerintah Propinsi Bali, hendaknya jadi landasan bagi masyarakat mengelola sampah, mulai dari penanganan sampah berbasis sumber hingga Peraturan Gubernur soal timbulan sampah plastic.
Dengan demikian, viralnya soal sampah di media sosial ketika upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Besakih beberapa waktu lalu, tidak terjadi lagi di masa mendatang. Untuk itulah, penanganan sampah ini memerlukan kesadaran bersama, tidak saja dari pemerintah, pengelola kawasan termasuk juga masyarakat.
Dialog radio yang dipandu Santi Dianti itu, diharapkan bisa memberikan inspirasi kepada pendengar, sehingga masalah sampah tidak terus berulang tatkala ada kegiatan-kegiatan besar.
Sejumlah Desa yang mampu mengelola penanganan sampah diharapkan mampu mengetok-tularkan kepada desa lainnya, diantaranya sistem pengelolaan sampah yang dilakukan KSM Darma Winangun Desa Tangkas, Klungkung, dengan mengelola sampah dari 5 Desa sekitar. (Sdn /Hms )


Social Header