DENPASAR, Bali Berkabar – Kepolisian Daerah Bali menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 di Mapolda Bali, usai operasi berlangsung selama 16 hari, sejak 28 Januari hingga 12 Februari 2026. Dalam operasi tersebut, ratusan tersangka berhasil diamankan dan puluhan kendaraan hasil curian dikembalikan kepada pemiliknya.
Konferensi pers dipimpin langsung Kapolda Bali Daniel Adityajaya, didampingi Dirreskrimum Gede Adhi Mulyawarman, Karo Ops Soelistijono, Kabid Humas Ariasandy, serta Kabid Propam I Ketut Agus Kusmayadi.
Kapolda Bali menjelaskan, Operasi Sikat Agung 2026 merupakan operasi kewilayahan yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 dan Hari Raya Nyepi 2026.
“Operasi ini menyasar berbagai penyakit masyarakat seperti curat, curas, dan curanmor yang berdampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Selama operasi, aparat berhasil mengamankan 181 tersangka dari berbagai wilayah di Bali, dengan rincian:
77 tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat),
15 tersangka kasus pencurian dengan kekerasan (curas),
89 tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 6 unit kendaraan roda empat, 77 unit sepeda motor, 5 unit laptop, 8 unit handphone, 3 buah kunci T, 8 lembar STNK, serta uang tunai Rp3.600.000.
Menurut Kapolda, para pelaku umumnya menyasar sepeda motor yang diparkir di tempat umum dengan sistem pengamanan standar.
“Modus yang digunakan para pelaku umumnya menyasar sepeda motor yang diparkir di tempat umum dengan sistem pengamanan standar. Beberapa kendaraan bahkan direncanakan untuk dijual kembali di luar daerah,” ungkapnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Bali secara simbolis menyerahkan sepeda motor hasil curian kepada para pemilik sah yang telah melengkapi dokumen kepemilikan. Suasana haru tampak ketika sejumlah korban menerima kembali kendaraan mereka yang sempat hilang.
Salah satu korban mengaku tidak menyangka motornya dapat ditemukan setelah beberapa bulan hilang. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja cepat aparat kepolisian.
Kapolda Bali mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di tempat aman dan terang, serta segera melaporkan jika menjadi korban tindak kriminal.
“Operasi Sikat Agung merupakan operasi rutin untuk memberantas penyakit masyarakat dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Polda Bali menjelang perayaan Idul Fitri dan Nyepi,” tegasnya.
Ke depan, Polda Bali menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan guna menjaga rasa aman masyarakat dan wisatawan di Pulau Dewata. (Smty)


Social Header