Breaking News

Subuh Tragis di Gerokgak: Seorang Pria Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Sanggalangit

Foto: Jasad korban ditemukan di saluran irigasi.

BULELENG, BaliBerkabar.id – Warga Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di saluran irigasi, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.30 WITA.

Korban diketahui bernama Gusti Putu Karya Yasa (53), warga Banjar Dinas Taman Sari, Desa Gerokgak.

Saksi pertama, Komang Arta (65), mengaku menemukan korban saat hendak memberi pakan ternak. Ia awalnya melihat air irigasi meluap ke kandang sapi miliknya.

“Saya lihat air meluap ke kandang. Waktu saya bersihkan saluran yang tersumbat sampah, saya kaget karena ada tubuh orang di dalamnya, sudah dalam keadaan terlentang,” ujarnya.

Ia kemudian menghubungi warga lain untuk memastikan temuan tersebut sebelum dilaporkan ke aparat desa dan kepolisian.

Atas seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, S.I.K.,M.Si., M.T., M.Sc., Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya laporan tersebut. Tim piket fungsi yang dipimpin Pawas AKP Ketut Mastra tiba di lokasi sekitar pukul 06.40 WITA dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kepala menghadap ke utara di saluran irigasi dengan kedalaman kurang lebih 50 sentimeter,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas 1 Gerokgak, ditemukan luka lecet pada siku kanan akibat gesekan benda tumpul. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan tanda kaku dan lebam mayat, korban diperkirakan meninggal lebih dari tiga sampai empat jam sebelum ditemukan,” tambahnya.

Keluarga korban menyatakan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit epilepsi sejak kecil dan penyakit tersebut kerap kambuh.

“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak mengajukan permohonan autopsi,” tegas Kasi Humas.

Polisi menduga korban terjatuh ke saluran irigasi saat penyakitnya kambuh hingga akhirnya tenggelam. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur sebelum kasus dinyatakan selesai. (Smty)


© Copyright 2022 - Bali Berkabar