BULELENG, Baliberkabar.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) tahun 2026 di kawasan Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi jajaran KONI bersama seluruh cabang olahraga untuk merumuskan program pembinaan atlet sekaligus mematangkan persiapan Kabupaten Buleleng sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
Rakerkab yang mengusung tema “Buleleng Tangguh dan Juara” itu dihadiri Ketua Umum KONI Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, serta perwakilan dari 28 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Buleleng.
Selain agenda pembahasan program kerja, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bonus secara simbolis kepada atlet dan pelatih yang berhasil meraih medali pada ajang Porprov Bali 2025.
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, menjelaskan bahwa rapat kerja tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan olahraga di Buleleng.
Menurutnya, fokus utama pembahasan dalam Rakerkab adalah peningkatan kualitas pembinaan atlet, termasuk penguatan kapasitas pelatih serta perangkat pertandingan seperti wasit dan juri.
“Kami ingin memastikan pembinaan atlet berjalan lebih terarah. Tidak hanya atletnya yang disiapkan, tetapi juga pelatih serta perangkat pertandingan agar kualitas olahraga di Buleleng semakin meningkat,” ujar Supriatna.
Selain itu, lanjutnya, KONI Buleleng juga mulai melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mendukung kesiapan sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027.
Koordinasi tersebut dilakukan dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, serta sejumlah lembaga yang fasilitasnya direncanakan akan digunakan sebagai venue pertandingan.
“Kita sebagai tuan rumah tentu harus mempersiapkan diri dengan baik. Bukan hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga dari sisi prestasi atlet,” tegasnya.
Terkait bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali Porprov Bali 2025, Supriatna menjelaskan bahwa penyerahan dalam Rakerkab tersebut hanya dilakukan secara simbolis. Sementara untuk atlet dan pelatih lainnya, bonus akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, mengapresiasi pelaksanaan Rakerkab KONI Buleleng yang dinilainya menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan olahraga daerah.
Menurutnya, rapat kerja tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan harus mampu melahirkan gagasan serta program strategis bagi kemajuan olahraga.
“Raker ini jangan dianggap sebagai kegiatan biasa. Banyak hal penting yang harus dibahas, termasuk konsep pengembangan olahraga ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa olahraga tidak semata-mata berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat serta meningkatkan budaya hidup sehat.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat semakin gemar berolahraga. Dari olahraga itulah nantinya prestasi akan lahir,” pungkasnya. (Smty)


Social Header