Breaking News

HUT ke-23 Raja Ampat, Senator Paul Finsen Mayor: Bersatu Wujudkan Daerah Produktif dan Sejahtera

RAJA AMPAT, Baliberkabar.id-Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Raja Ampat yang diperingati Jumat, 9 Mei 2026.

“Selamat Hari Jadi ke-23 Kabupaten Raja Ampat. Mari bersatu dalam semangat kebangkitan mewujudkan Raja Ampat yang produktif dan sejahtera,” ujar Paul Finsen Mayor, http://S.IP., CM.NNLP, dalam keterangan tertulis, Jumat 9/5.

Ucapan tersebut disampaikan bersama tiga senator DPD RI Papua Barat Daya periode 2024–2029 lainnya, yakni Pdt. Mamberob Y. Rumakiek, S.Si., M.Kesos, Agustinus R. Kambuaya, S.I.P., S.H., dan H. Hartono. 

[FOTO: Dari kiri, Paul Finsen Mayor, Mamberob Y. Rumakiek, Agustinus R. Kambuaya, dan H. Hartono dalam poster ucapan HUT ke-23 Kabupaten Raja Ampat dari DPD RI Papua Barat Daya, 9 Mei 2026]

Peringatan HUT tahun ini mengusung tema _“Bersatu dalam Semangat Kebangkitan Mewujudkan Raja Ampat yang Produktif dan Sejahtera”_. Kabupaten Raja Ampat resmi dibentuk pada 3 Mei 2002 melalui UU No. 26 Tahun 2002 dan pemerintahan efektif berjalan sejak 9 Mei 2003. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari jadi kabupaten.

Harapan dan Pandangan Senator  
Menurut Paul Finsen Mayor, usia 23 tahun adalah momentum konsolidasi untuk mempercepat pembangunan di sektor strategis. Ia menekankan tiga hal sebagai fokus utama ke depan.

Pertama, pastikan layanan kesehatan makin mudah diakses masyarakat kepulauan. Pembangunan RSUD prioritas harus tuntas dan menjangkau distrik-distrik terjauh,” tegasnya.

Kedua, Senator asal Papua itu mendorong penguatan pariwisata berkelanjutan. Raja Ampat, kata dia, sudah diakui dunia. Tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan warga. “Ekowisata harus memberi manfaat langsung ke masyarakat adat dan pelaku UMKM lokal,” ujarnya.

Ketiga, Paul menyoroti penguatan ekonomi berbasis perikanan dan kampung mandiri pangan. “Lebih dari seratus kampung mandiri pangan sudah terbentuk. Ini modal besar menuju kedaulatan pangan. Perikanan tangkap dan budidaya harus naik kelas, dari subsisten ke produktif,” tambahnya.

Paul menegaskan DPD RI akan terus mengawal aspirasi daerah di tingkat pusat, khususnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar, konektivitas antarpulau, serta penguatan SDM. “Raja Ampat punya modal alam dan budaya yang luar biasa. Tugas kita memastikan kekayaan itu berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat,” tutupnya.

Capaian 23 Tahun 
Dalam momentum HUT ke-23 ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mencatat sejumlah capaian. Di sektor kesehatan, akses layanan terus ditingkatkan dan pembangunan RSUD prioritas dikebut. Di sektor pariwisata, Raja Ampat tetap menjadi destinasi berkelanjutan berkelas dunia. Sementara di sektor ekonomi, pertumbuhan ditopang perikanan serta terbentuknya lebih dari seratus kampung mandiri pangan.

Editor: D.Wahyudi
© Copyright 2022 - Bali Berkabar