Buleleng, Bali Berkabar – Cuaca ekstrem yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya pohon tumbang, kebakaran lahan, hingga kecelakaan kerja, terutama bagi para petani dan pekerja pemetik cengkeh yang saat ini mulai memasuki masa panen.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Busungbiu AKP Wayan Sukrawan, S.AP., M.AP., mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, khususnya yang dilakukan di luar ruangan.
AKP Wayan Sukrawan mengatakan, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama di tengah cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, angin kencang dapat datang secara tiba-tiba dan berpotensi menyebabkan berbagai kejadian yang membahayakan masyarakat.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Busungbiu agar selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang disertai angin kencang. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan bekerja apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan karena tidak ada yang lebih berharga daripada keselamatan," tegas AKP Wayan Sukrawan.
Kapolsek menjelaskan, masyarakat diimbau tidak berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon besar atau baliho yang berpotensi roboh akibat terpaan angin. Selain itu, warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah, rumput kering maupun lahan karena dapat memicu kebakaran yang semakin sulit dikendalikan saat angin bertiup kencang.
Perhatian khusus juga diberikan kepada para petani dan pekerja pemetik cengkeh. Diketahui, wilayah Kecamatan Busungbiu merupakan salah satu sentra perkebunan cengkeh di Kabupaten Buleleng dengan banyak pohon yang memiliki ketinggian belasan hingga puluhan meter. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan apabila aktivitas memanjat pohon dilakukan saat angin bertiup kencang.
AKP Wayan Sukrawan mengingatkan agar para pemetik cengkeh tidak memaksakan diri memanjat pohon ketika cuaca sedang buruk.
"Kami memahami saat ini musim panen cengkeh menjadi sumber penghasilan masyarakat. Namun demikian, jangan sampai karena mengejar hasil panen justru mengabaikan faktor keselamatan. Bila angin bertiup kencang, sebaiknya tunda terlebih dahulu aktivitas memanjat pohon hingga kondisi cuaca kembali aman," ujarnya.
Ia menambahkan, kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bencana maupun kecelakaan kerja selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Masyarakat juga diharapkan saling mengingatkan dan segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi pohon tumbang, bencana, atau keadaan darurat lainnya.
Dalam situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi Layanan Kepolisian 110 atau langsung menghubungi Polsek Busungbiu agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Kapolsek berharap imbauan tersebut menjadi perhatian seluruh masyarakat sehingga aktivitas sehari-hari tetap dapat berjalan dengan aman tanpa mengorbankan keselamatan.
"Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan. Keselamatan adalah yang utama," pungkasnya. (Smty)


Social Header