Badung , Bali Berkabar – Dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Mengwi terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya. Kegiatan ini bertujuan memastikan tanaman tumbuh sesuai target sehingga mampu mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Pemantauan dilaksanakan di lahan jagung seluas 30 are yang berada di Subak Yeh Cangi, Banjar Pasekan, Desa Sembung, Rabu (22/7). Kegiatan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sembung Aiptu Ida Bagus Putu Triananda bersama pemilik lahan, I Putu Adi Putra Nugraha. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung telah berumur sekitar 1 bulan sudah dilakukan pemupukan sebanyak 4 kali dan penyemprotan vestisida 1 kali dan diperkirakan siap untuk dipanen kurang lebih bulan Agustus 2026.
Selama masa pertumbuhan, tanaman jagung dirawat secara intensif melalui pemupukan menggunakan pupuk urea dan KCL yang telah dilakukan sebanyak empat kali, serta penyemprotan pestisida satu kali. Perawatan tersebut dilakukan untuk menjaga kesuburan tanaman sekaligus mengantisipasi serangan hama sehingga hasil panen dapat optimal.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Rai Darmayasa, S.H., M.H. mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. "Kami akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan bersama para petani agar proses budidaya berjalan baik hingga masa panen, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Mengwi berharap sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah dapat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan nasional berjalan optimal. Keberhasilan budidaya jagung di Desa Sembung diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan di Kabupaten Badung. (Sdn/hms)


Social Header