BULELENG, Baliberkabar.id – Sebanyak 123 Aparatur Sipil Negara (ASN) Formasi Tahun 2024 secara resmi telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan melaksanakan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Bupati Buleleng pada hari Senin, tanggal 15 Juni, di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja.
Momentum ini menandai akhir dari perjalanan panjang para ASN yang telah melewati berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya mendapatkan status sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Di hadapan ratusan peserta yang dilantik, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengingatkan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pekerjaan atau simbol kesuksesan pribadi. Menurut beliau, jabatan tersebut adalah sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
"Saya mengapresiasi usaha dan kerja keras saudara-saudara dalam menggapai capaian sebagai Pegawai Negeri Sipil. Berbagai tahapan telah dilalui dengan baik hingga hari ini resmi menjadi PNS," ujar Sutjidra.
Ia menegaskan, setiap ASN memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta ikut mendorong kesejahteraan masyarakat Buleleng.
Karena itu, para PNS yang baru dilantik diminta tidak hanya fokus menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu hadir sebagai pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas.
"Pilihan menjadi PNS adalah sebuah amanah. Saudara harus mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta ikut berkontribusi dalam upaya mensejahterakan masyarakat Buleleng," tegasnya.
Dalam arahannya, Sutjidra juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme selama menjalankan tugas sebagai abdi negara. Seluruh ASN diwajibkan menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK, menjaga etika, dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Ia bahkan menegaskan tidak akan ragu memberikan tindakan kepada ASN yang tidak menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.
"Saya sebagai pembina kepegawaian tidak akan segan memberikan tindakan apabila ada ASN yang tidak menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat dengan baik. Jadilah ASN yang berprestasi, berdedikasi, loyal, beretika, dan mematuhi aturan," katanya.
Lebih jauh, Bupati asal Desa Bontihing itu juga menekankan pentingnya komitmen pengabdian kepada Kabupaten Buleleng. Ia meminta para ASN yang telah memilih mengabdi di Buleleng untuk bekerja dengan tulus tanpa lagi mempersoalkan asal daerah masing-masing.
Menurutnya, ketika seseorang telah memilih menjadi bagian dari birokrasi Pemerintah Kabupaten Buleleng, maka seluruh tenaga, pikiran, dan pengabdiannya harus diarahkan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Tidak ada lagi sekat daerah asal. Ketika saudara telah mendeklarasikan diri untuk mengabdi di Buleleng, maka berikan pengabdian yang tulus untuk Buleleng. Jadikan setiap tugas sebagai jejak pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Mengakhiri arahannya, Sutjidra mengajak seluruh PNS yang baru dilantik untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh sektor.
"Mari mengabdikan diri dengan sebaik-baiknya, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, serta mendukung program prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng. Jadilah pelayan yang baik, bukan menjadi bagian dari masalah, tetapi menjadi solusi bagi kemajuan Buleleng," pungkasnya. ( Smty )


Social Header