DENPASAR, Baliberkabar.id - Made Hiroki mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu di Indonesia, khususnya di Bali dan perantauan. Galungan tahun ini jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 dan Kuningan 27 Juni 2026.
Made Hiroki menegaskan, Galungan adalah momentum umat Hindu untuk mengalahkan adharma dalam diri dan menegakkan dharma sebagai pedoman hidup.
“Galungan ajarkan kita menang atas adharma dalam diri. Mari tegakkan dharma, jaga toleransi dan gotong royong untuk Indonesia. Semoga kemenangan dharma atas adharma membawa kedamaian lahir batin bagi seluruh umat,” ujar Made Hiroki.
Ia menyebut nilai Galungan tentang Tri Hita Karana, keseimbangan, toleransi, dan gotong royong sangat relevan untuk memperkuat persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.
Spirit dharma dan gotong royong itu, menurut Made Hiroki, harus diwujudkan dalam aksi nyata. Melalui PT Aksara Cristy Legal, ia memperkenalkan inovasi teknologi lewat unit MADEHIROKI SOLUSI AKSARA berupa konsep mesin pirolisis modern untuk mengolah sampah tanpa proses pembakaran langsung.
Teknologi tersebut diklaim mampu meminimalisir emisi dan potensi polusi berbahaya bagi lingkungan. Saat ini desain mesin telah memasuki tahap visualisasi konsep dalam bentuk animasi 3D dan ditargetkan segera direalisasikan.
“Mesin pirolisis bekerja dengan sistem termal tertutup tanpa oksigen. Kami tidak membakar sampah. Kami ‘memasaknya’ di ruang tertutup. Hasilnya nol asap beracun,” kata Direktur PT Aksara Cristy Legal, Made Hiroki.
Ia menjelaskan, proses tersebut mampu mengonversi limbah padat menjadi material turunan bernilai ekonomi, seperti pyrolysis oil atau bahan bakar minyak, carbon black atau bahan baku industri, dan syngas atau gas industri.
“Ini bukan mimpi. Mesin yang akan segera dibangun. Kami tidak jual wacana. Kami jual solusi nyata untuk krisis sampah di 514 kabupaten/kota,” tegasnya.
Menurut Made Hiroki, pengembangan teknologi ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung tata kelola sampah berkelanjutan di Indonesia. Langkah tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan target Sustainable Development Goals (SDGs).
MADEHIROKI SOLUSI AKSARA menargetkan mesin dapat dioperasikan secara komersial untuk menjawab tantangan krisis sampah nasional. Indonesia saat ini menghasilkan sekitar 70 juta ton sampah per tahun, menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Bagaimana jika sampah bukan masalah, tapi bahan baku? Jawabannya adalah pirolisis,” ucap Made Hiroki.
Ia menambahkan, regulasi pemerintah seperti Perpres No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah turut mendukung pengembangan teknologi pengolahan sampah tanpa pembakaran.
“Teknologi terbaik adalah teknologi yang menyelesaikan masalah hari ini, sekaligus menjaga udara yang akan dihirup anak-anak kita besok,” tegas Made Hiroki.
Made Hiroki berharap perayaan Galungan tahun ini menjadi penguat solidaritas sosial. Ia mengajak seluruh umat menjadikan momentumTanpa ini untuk berbagi dengan sesama, tanpa membedakan suku, agama, dan golongan.(DW)


Social Header